ISIS Klaim Serangan Teror di London

Kelompok militan ISIS mengklaim berada di balik serangan teror di London yang menewaskan empat orang pada Rabu (22/3). Menurut ISIS, pelaku serangan itu adalah salah satu dari "tentara" mereka.
Diberitakan AFP, Kamis (23/3) pernyataan tersebut disampaikan ISIS setelah kepolisian Inggris merilis identitas pelaku, yang bernama Khalid Masood, 52 tahun. Melalui media mereka, Amaq, ISIS mengatakan tindakan Masood dilakukan sesuai dengan seruan untuk menyerang negara-negara koalisi tempur Amerika Serikat di Suriah dan Irak.
Seruan tersebut disampaikan ISIS sejak koalisi tempur AS menggempur Suriah dan Irak pada tahun 2014. Kondisi ISIS yang sekarang, terusir dan terkalahkan, memaksa mereka menyerukan para pengikut untuk melancarkan serangan di negara-negara Barat.

Baca juga: Pelaku yang Tusuk Polisi saat Teror London bernama Khalid Masood
Masood menabrakkan mobil yang dikendarainya ke arah kerumunan warga di jembatan Westminster, London, sebelum turun dan menikam petugas keamanan di gedung parlemen. Tiga orang tewas dalam peristiwa itu. Masood ditembak mati di tempat oleh polisi.
Ini adalah kali pertama ISIS mengklaim serangan di Inggris. Model serangan Masood mirip dengan aksi teror di Nice dan Berlin saat pelaku menabrakkan truk ke arah warga, menewaskan 98 orang.
Polisi menangkap delapan orang yang diduga terkait serangan di London ini.
