ISIS Rayakan Pengeboman di Konser Ariana Grande

Para pendukung ISIS merayakan pengeboman di konser Ariana Grande yang menewaskan 19 orang dan melukai 50 lainnya. Menurut mereka, serangan itu adalah pembalasan atas pengeboman Inggris ke markas ISIS di Suriah dan Irak.
Diberitakan Reuters, belum ada klaim ISIS berada di balik ledakan ini. Namun para pendukung ISIS di Twitter merayakan ledakan di Manchester Arena dengan hashtag soal insiden tersebut.
"Sepertinya bom pasukan udara Inggris yang membunuh anak-anak di Mosul dan Raqqa kembali ke #Manchester," ujar seorang pendukung ISIS bernama Abdul Haqq di Twitter.
Baca juga: Teriakan, Darah, Air Mata: Kesaksian Korban Bom Konser Ariana Grande
Para pendukung ISIS juga menyerukan serangan serupa, atau serangan "lone wolf" di negara-negara Barat. Mereka juga membagikan video ancaman ISIS terhadap Eropa dan Amerika Serikat.
Belum diketahui siapa di balik serangan di konser Ariana Grande kali ini. Namun penyidik AS menduga serangan ini adalah bom bunuh diri.
