Korban Tewas Senjata Kimia di Suriah Terus Bertambah

Korban tewas akibat serangan senjata kimia di Suriah terus bertambah. Korban terus dilarikan ke rumah sakit, sementara pasokan obat kian menipis.
Menurut aktivis Suriah yang dikutip Associated Press, Rabu (5/4), kini korban tewas di Khan Sheikhoun mencapai 72 orang, terdiri dari 20 anak dan 17 wanita.
Serangan ini terjadi pada pagi hari, Selasa (4/4), dan langsung menyebabkan puluhan orang terkapar. Berbagai foto-foto mengerikan korban senjata kimia bertebaran di media sosial.
Tim Pertahanan Sipil Idlib, Ahmed al-Sheikho, mengatakan hari ini serangan udara kembali dilancarkan oleh jet tempur Suriah tepat di lokasi senjata kimia dijatuhkan pada sehari sebelumnya.
Baca juga: Mayat Anak-anak Suriah Kembali Bergelimpangan Akibat Senjata Kimia

Beruntung tidak ada korban tewas dalam serangan terbaru itu karena warga telah lebih dulu mengungsi.
Tim medis belum dapat mengidentifikasi jenis senjata kimia yang digunakan. Sementara itu rumah sakit setempat mulai kehabisan penawar racun kimia, yaitu Pralidoxem.
Sebanyak 30 korban senjata kimia di Khan Sheikoun diboyong ke rumah sakit Turki di perbatasan untuk menjalani perawatan.
Baca juga: Mayat Anak-anak Suriah Kembali Bergelimpangan Akibat Senjata Kimia
Serangan kali ini membangkitkan mimpi buruk tahun 2013 saat 1.500 orang tewas pada serangan gas beracun di Ghouta. Dewan Keamanan PBB menggelar rapat darurat menyusul serangan senjata kimia tersebut.
Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis mengajukan proposal resolusi Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk serangan itu. Ketiga negara ini mengatakan Bashar al-Assad telah melanggar janji tidak akan menggunakan senjata kimia lagi.
