Woman
·
17 Oktober 2020 14:32

Jangan Menikah Sebelum Anda ‘Mapan’

Konten ini diproduksi oleh Deny Oey
Jangan Menikah Sebelum Anda ‘Mapan’ (74484)
Pernikahan (sumber: pexels.com)
Menikah adalah impian semua orang. Dengan menikah seseorang bisa menemukan kebahagiaan, menyempurnakan ibadah dan membuat hidup jadi lebih berarti. Bicara soal menikah, kita pasti sering mendengar kalimat seperti “jangan menikah sebelum kamu mapan”.
ADVERTISEMENT
Menikah adalah impian semua orang. Dengan menikah seseorang bisa menemukan kebahagiaan, menyempurnakan ibadah dan membuat hidup jadi lebih berkualitas. Bicara soal menikah, kita pasti sering mendengar kalimat seperti “jangan menikah sebelum kamu mapan”.
Budaya patriarki yang masih kental membuat kemapanan selalu dibebankan kepada pihak laki-laki. Kaum adam akan dituntut untuk memiliki simbol-simbol kemapanan seperti karier cemerlang, gaji tinggi, serta memiliki aset seperti rumah.
Sayangnya, kemapanan sesungguhnya bukan hanya tentang memiliki barang-barang mewah dan berharga. Mapan juga bukan hanya bergantung pada satu gender saja. Hal inilah yang membuat seseorang harus memiliki pemahaman tentang kemapanan sebelum melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.
Meski belum menikah, saya banyak mendapatkan insight maupun referensi dari buku-buku, artikel juga sharing pengalaman teman-teman yang sudah menikah. Ditambah saya juga memiliki saudara perempuan di mana saya bisa “melihat langsung” kehidupan pernikahannya.
ADVERTISEMENT
Dari situlah saya bisa merangkum alasan mengapa sebelum menikah, baik pria atau wanita, harus memiliki kemapanan seperti:
Jangan Menikah Sebelum Anda ‘Mapan’ (74485)
Being a couple (sumber: pexels.com)
Mapan Sosial
Bayangkan bagaimana rasanya jika memiliki pasangan yang dikenal oleh banyak orang. Di mana dan ke mana pun kalian pergi selalu saja ada yang menyapa. Kamu tak harus menikahi artis atau public figure karena kemapanan sosial sejatinya tentang menunjukkan keterbukaan, persahabatan yang tulus, kepercayaan diri dan bergaul tanpa membeda-bedakan.
Mapan Intelektual
Intelektual bukan hanya seberapa tinggi tingkat edukasi atau banyaknya gelar yang dimiliki. Pengaruh keluarga dan lingkungan juga menjadi faktor pembentuk kemapanan secara intelektual. Pastikan kamu dan pasangan adalah orang yang cerdas dalam memahami dan menjalani hidup serta dapat berpikir sebelum mengambil tindakan yang tepat.
ADVERTISEMENT
Seseorang yang mapan intelektual tentu mampu menempatkan diri di setiap situasi dan kondisi. Selain itu, menghabiskan waktu dengan berbincang dan bertukar pikiran dengan seseorang yang mapan intelektual pastinya sangat menarik.
Jangan Menikah Sebelum Anda ‘Mapan’ (74486)
Intelegensia (sumber: pexels.com)
Mapan Emosional
Tentu kita tidak ingin menghabiskan waktu dengan seseorang yang temperamental atau playing victim. Karena itu dewasa dan cerdas dalam mengelola emosi sangat dibutuhkan ketika menjalin hubungan. Terkadang, kemapanan emosional juga dapat bertumbuh seiring berjalannya waktu.
Cara paling mudah untuk mengetahuinya adalah bagaimana respons ketika menghadapi suatu masalah. Seseorang yang mapan secara emosional pastinya bisa mengatur emosinya, tak mengambil kesimpulan dengan terburu-buru dan fokus mencari solusi.
Mapan Spiritual
Ini berbicara tentang moral dan akhlak seseorang. Spiritual bukan hanya tentang bagaimana dia rajin beribadah atau berdoa. Meditasi, yoga, dan menyatu dengan alam juga menjadi sarana untuk mencapai kemapanan spiritual. Dengan begitu, kita bisa semakin bertumbuh dan memiliki kekayaan batin.
ADVERTISEMENT
Seseorang yang mapan spiritual diharapkan bisa membimbing dan menuntun pasangannya ke arah yang lebih baik, untuk lebih dekat kepada semesta dan Sang Pencipta.
Jangan Menikah Sebelum Anda ‘Mapan’ (74487)
Cerdas finansial (sumber: pexels.com)
Mapan Finansial
Di zaman modern seperti saat ini, ternyata masih banyak pria yang memiliki pola pikir tradisional yang ‘menyuruh’ wanita untuk tidak bekerja. Padahal memintanya tidak bekerja sama saja dengan menempatkan wanita dalam posisi yang penuh risiko. Perceraian, kematian dan PHK bisa merusak tatanan finansial bila bergantung pada satu pihak saja.
Kemapanan finansial adalah tentang pola pikir dalam mengatur keuangan dan pandangan tentang wanita yang ingin menjadi wanita karier sekaligus ibu rumah tangga. Idealnya, pria dan wanita yang memiliki penghasilan yang cukup sudah bisa disebut mapan.
ADVERTISEMENT
Biarkanlah wanita bekerja sebagai bentuk aktualisasi diri dan tetap produktif. Selain itu, diskusikan juga ke depannya apabila sudah memiliki buah hati atau tanggungan yang lebih besar.
***
Itulah kemapanan yang harus dimiliki oleh seseorang sebelum memutuskan menikah. Kemapanan memiliki beberapa aspek yang sering diabaikan karena fokus pada satu kemapanan saja. Semoga kita semua bisa segera menemukan jodoh dan merasakan kebahagiaan dalam hidup.
Jadi, masih ingin menikah sebelum mapan?
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white