Dolar AS Keok

Dolar Amerika Serikat (AS) tiba-tiba merosot tajam setelah lembaga pemeringkat utang internasional Standard and Poor's (S&P) menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi.
Mengutip data perdagangan Reuters, Jumat (19/5), dolar AS turun ke level terendahnya sore ini di posisi Rp 13.304.
Padahal, mata uang Paman Sam tersebut sempat melesat ke level tertingginya hingga menyentuh Rp 13.415. Jika diakumulasikan, dolar AS sudah turun 111 poin dari level tertingginya hanya dalam waktu kurang dari sehari.
Baca Juga: S&P Naikkan Peringkat Indonesia Menjadi Layak
Baca Juga: Alasan S&P Naikkan Peringkat RI Jadi Layak Investasi
Baca Juga: RI Dapat Peringkat Layak Investasi dari S&P, IHSG Melesat 3 Persen

Pagi tadi, dolar AS dibuka di posisi Rp 13.353. Dolar AS terus naik hingga menembus level barunya di Rp 13.400.
Namun, menjelang sore dolar AS perlahan melemah dan langsung terjun ke posisi terendahnya.
Artinya, predikat yang disematkan S&P untuk Indonesia menjadi sentimen positif di pasar keuangan Indonesia. Rupiah menguat tajam, begitu pun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), ditutup melesat hingga nyaris 3 persen.
