Konten dari Pengguna

Objek Mata Air Cokro (OMAC), Salah Satu Wisata Air Jernih Favorit di Klaten

Dhea Dhiwati
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta
9 Januari 2026 22:31 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tulisan dari Dhea Dhiwati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto: Objek Mata Air Cokro Klaten (Sumber Dhea Dhiwati)
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Objek Mata Air Cokro Klaten (Sumber Dhea Dhiwati)
ADVERTISEMENT
Objek Mata Air Cokro (OMAC) yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terus menunjukkan perkembangan signifikan sebagai salah satu destinasi wisata air alami unggulan di wilayah tersebut. Mengandalkan mata air jernih yang mengalir tanpa henti, OMAC menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman berenang di alam terbuka.
ADVERTISEMENT
Dalam beberapa tahun terakhir, OMAC mencatat peningkatan jumlah kunjungan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Tercatat ada peningkatan hampir 33 persen dibanding periode Nataru tahun sebelumnya. Data tersebut dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten, dengan total kunjungan sebanyak 855.230 orang. Wisatawan tidak hanya berasal dari Klaten, tetapi juga dari Solo Raya, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Kejernihan air dan suasana alami menjadi alasan utama mereka memilih OMAC sebagai tujuan wisata.
Foto: Kejernihwn OMAC (Sumber Dhea Dhiwati)
Sebagai wisata berbasis mata air, OMAC menawarkan kualitas air yang relatif terjaga karena berasal langsung dari sumber alami. Aliran air yang terus bergerak membuat kolam selalu terasa segar dan berbeda dari kolam renang buatan. Pengunjung dapat berenang, bermain air, hingga mencoba aktivitas tubing mengikuti arus yang lembut.
ADVERTISEMENT
Pengelola OMAC juga melengkapi kawasan wisata ini dengan berbagai fasilitas pendukung seperti kamar bilas, toilet, area parkir yang luas, gazebo, dan warung makan. Fasilitas tersebut memberikan kenyamanan bagi wisatawan, baik yang datang bersama keluarga maupun rombongan.
Keberadaan OMAC turut mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Banyak warga yang membuka usaha kecil, mulai dari penjualan makanan dan minuman, penyewaan ban, hingga jasa parkir. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata air di Klaten memiliki potensi sebagai penggerak ekonomi lokal.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, OMAC diproyeksikan dapat menjadi ikon wisata air Kabupaten Klaten yang mampu bersaing dengan destinasi serupa di tingkat regional.