Konten dari Pengguna

Alasan Seseorang Belum Menikah

Diki Marlina

Diki Marlina

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Diki Marlina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laki-laki sedang menyendiri Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laki-laki sedang menyendiri Foto: Getty Images

Berawal dari kesal karena dicecar pertanyaan yang sama terus menerus yaitu “kapan nikah?” dan didorong rasa ingin tahu yang sama, kepada orang-orang di sekitar saya yang juga belum menikah, padahal menurut penilaian saya mereka sudah sangat siap dan layak menikah. Wkwk. Saya pun melakukan survey kepada teman-teman saya dengan melempar pertanyaan “Apa sih alasan seseorang belum menikah?” di story. Wah ternyata saya mendapat jawaban dan pandangan yang beragam. Tidak melulu tentang alasan klasik yang selama ini saya pikirkan. Alasan yang diutarakan melalui survey yang saya lakukan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Belum ada calon

Mau bagaimana lagi? Meskipun secara finansial, psikis maupun spiritual seseorang sudah terlihat sangat siap untuk memasuki dunia pernikahan, kalau calon belum juga datang tentu saja dia belum bisa menikah. Mungkin calonnya masih harus menyelesaikan kuliahlah, atau koaslah, atau magang atau malah sama sekali belum tau siapa calon jodohnya dan sebagainya. Mau tak mau orang-orang ini harus menunggu meskipun semuanya rasanya sudah siap. Lagi pula, mencari calon pasangan hidup kan tak semudah scrolling media sosial buat belanja ini itu sembari rebahan. Hehehe.

2. Karena Menikah Tidak Sebercanda Itu

Nah alasan selanjutnya datang dari orang-orang yang memandang bahwa pernikahan itu bukanlah hal yang main-main belaka. “Jangan sengaja pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Menikah tidak sebercanda itu” eaa. Meskipun calon sudah ada, kondisi finansial dan sebagainya sudah siap, tapi kondisi mental belum ya mau bagaimana lagi? Karena menikah adalah komitmen besar. Orang-orang ini mungkin agak takut membuat komitmen atas nama ikatan pernikahan ini karena jelas saja banyak konsekuensi yang timbul dari pernikahan. Jadi mereka harus menunggu juga, sampai mental mereka benar-benar siap.

3. Study

Alasannya yaitu masih study alias masih berstatus mahasiswa. Ada sebagian orang menganggap bahwa study tidak menghalangi pernikahan. Namun ada pula sebagian yang lain bahwa study harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum terikat tali pernikahan. Apalagi bagi mereka yang berkuliah masih dengan beasiswa ayah bunda dan belum bekerja. Maka, mayoritas akan memilih menyelesaikan studinya terlebih dahulu.

4. Trauma

Huhu. Ada pula yang belum juga menikah karena trauma, terbayang-bayang dengan potret pernikahan orang lain yang sepertinya mengerikan. Bisa juga trauma ini timbul karena pernah hampir menikah tapi gagal di tengah perjalanan. Bisa juga orang-orang ini masih belum bisa move on karena ditinggal pacarnya menikah dengan orang lain. Rasanya masih sangat susah untuk membuka hati untuk yang baru apalagi langsung membuat komitmen besar seperti pernikahan.

5. Belum Ingin Menikah

Ini adalah alasan kaum santuy. Meskipun usianya sudah cukup untuk menikah, namun belum terbersit keinginan untuk menikah. Kaum santuy ini masih menikmati masa lajangnya untuk kuliah atau bekerja. Kejombloan tidak begitu menyiksanya. Mereka masih–baik baik saja-meskipun dalam sendirian. Mereka masih merasa bahagia bisa hang out beramai-ramai bersama teman-teman.

6. Generasi Sandwich

Menjadi generasi sandwich memang tidak mudah. Generasi ini adalah generasi yang harus bekerja menjadi tulang punggung keluarga besarnya. Baginya masih banyak tanggungan yang harus dinafkahi sehingga terkadang membuatnya belum bisa menyiapkan kondisi finansial untuk memulai berumahtangga. Mau tak mau, ia pun harus bekerja keras sampai kondisi finansialnya membaik dan waktu yang tepat untuk menikah.

Demikianlah 6 alasan mengapa seseorang belum menikah. Sekarang terjawab sudah kira-kira mengapa seseorang yang kita curigai belum menikah juga. Mungkin alasannya ada di antara enam itu. Dear orang-orang yang kadang suka julid, bertanya dan terus khawatir “kapan nikah?” semoga bisa tercerahkan dengan tulisan ini. Sebab ditanya “Kapan Nikah?” rasanya seperti petir yang menyambar di siang bolong. Tapi boleh juga anda curiga "mengapa seseorang itu belum menikah?" bisa juga lho karena dia sedang menunggu anda melamarnya hahaha.

Dan bagi orang-orang yang kesal karena terus ditanya “kapan nikah?” maka sekarang bisa menyodorkan link artikel ini kepada penanya daripada malas menjawab panjang kali lebar. Hehehe.