Dompet Dhuafa-Indosat Ooredoo Hutchison & Tokopedia Hadirkan 5 Sumur Bor

Dompet Dhuafa Republika adalah lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dompet Dhuafa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PIDIE JAYA, ACEH – Dompet Dhuafa terus memperkuat perannya dalam mendampingi masyarakat terdampak banjir di Aceh dengan membangun sarana kebutuhan dasar berupa akses air bersih. Kali ini, Dompet Dhuafa bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Tokopedia menghadirkan lima titik sumur bor yang dilengkapi fasilitas MCK di wilayah terdampak banjir. Peresmian Sumur Bor dan MCK ini berlangsung di salah satu lokasi, yaitu di kawasan Pasar Meurah Dua, Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Pidie jaya, Aceh, pada Kamis (12/02/2026).
Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari ikhtiar pemulihan pascabencana, khususnya untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan air bersih sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi rakyat. Tiga titik sumur bor berada di Kabupaten Aceh Utara, di antaranya Pasar Lhoksukon (Kec. Lhoksukon), Pasar Geudong (Kec. Samudera), dan Pasar Keude Bungkah (Kec. Muara Batu). Sementara dua lainnya berada di Kabupaten Pidie Jaya, yaitu di Pasar Kota Meureudu (Titik seremoni utama) dan Pasar Meurah Dua.
Hadir dalam prosesi peresmian ini, Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Herdiansah; Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa, Rizky Fauzan; SO Digital Fundraising, Adi Kurniawan; Head of Public Policy & Government Relations, Tokopedia & TikTok E-Commerce Indonesia, Hilmi Adrianto; Head of Digital Goods Tokopedia, Desi Anggrayeni; SVP-Head of Digital Distribution Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Mutia Murwanti; VP-Head of Digital Commerce Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Natasya Andrea Putri ; VP-Head of Bank & Financial Institution Channel Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Igusti Ngurah Bagus Putra Iswara; Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Aceh, Zulkifli; Asisten 1 Setdakab Pidie Jaya, Said Abdullah; dan Keuchik Meurah Dua, Hilmi; serta warga setempat.
Pada sambutannya, Herdiansah mengatakan bahwa akses air bersih merupakan kebutuhan fundamental yang tidak dapat ditunda, terutama bagi masyarakat yang tengah bangkit dari dampak bencana. Dompet Dhuafa memandang bahwa air bersih sebagai kebutuhan utama yang menopang kehidupan, kesehatan, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
“Melalui pembangunan sumur bor ini, kami ingin memastikan masyarakat Aceh tidak hanya pulih dari bencana, tetapi juga memiliki fondasi yang kuat untuk kembali berdaya. Kolaborasi lintas sektor menjadi penting agar dampak program dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” ujar Herdiansah.
Penempatan sumur bor di area pasar dipilih berdasarkan kebutuhan langsung masyarakat di lapangan. Sebab pasar menjadi pusat aktivitas warga dan pelaku UMKM. Dengan tersedianya air bersih, kami berharap lingkungan pasar menjadi lebih higienis, aktivitas ekonomi kembali bergerak, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih layak pascabencana.
Agus Sulistio menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Program pembangunan sumur bor dan MCK ini merupakan bagian dari inisiatif sosial Langkah Baik di Aceh, yang menghimpun donasi publik melalui skema donasi digital terintegrasi pada pembelian pulsa dan paket data IM3 dan Tri di aplikasi Tokopedia.
“Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen Indosat untuk senantiasa hadir bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Aceh. Melalui skema donasi digital yang terintegrasi dengan pembelian paket data IM3 dan Tri di aplikasi Tokopedia, kami mengajak pelanggan untuk tidak hanya menikmati layanan telekomunikasi, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memberdayakan komunitas dan memulihkan infrastruktur vital di pasar-pasar rakyat Aceh,” tuturnya. (DD)*
