Rempah Kapulaga: Esensi Aroma Alam Dengan Manfaat Luar Biasa

Dosen Universitas Andalas
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Doni Hariandi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yukk kenalan dengan kapulaga, salah satu rempah populer di dunia! Kapulaga adalah rempah yang dihasilkan dari biji beberapa tanaman dari genera Elettaria dan Amomum dalam keluarga Zingiberaceae (keluarga jahe-jahean). Terdapat dua jenis kapulaga yang banyak ditemukan di Indonesia, yaitu kapulaga jawa (Amomum compactum) dan kapulaga india atau kapulaga seberang (Elettaria cardamomum).
Kapulaga telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Dalam sejarahnya, kapulaga telah menjadi komoditas perdagangan yang berharga di berbagai peradaban kuno, termasuk Mesir Kuno, Yunani Kuno, dan India. Bangsa Romawi juga menghargai kapulaga sebagai bumbu masakan dan obat herbal. Kapulaga India diperkenalkan ke Guatemala oleh pengusaha perkebunan kopi asal Jerman, Oscar Majus Kloeffer, sebelum Perang Dunia I. Kini Guatemala menjadi penghasil kapulaga terbesar di dunia, diikuti oleh India.
Tanaman kapulaga termasuk tumbuhan tahunan dengan batang semu yang mirip jahe atau kunyit. Tingginya bisa mencapai dua meter, dan buahnya pecah ketika matang, mengandung biji berbentuk bulat telur memanjang. Kapulaga tumbuh subur pada ketinggian 300-500 meter di atas permukaan laut.
Kapulaga memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, seperti protein, karbohidrat, serat, mangan, kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor. Dalam satu sendok makan kapulaga, kita dapat menemukan 18 kalori, 4 gram karbohidrat, 0,4 gram lemak, 0,6 gram protein, dan 1,6 gram serat. Kapulaga juga kaya akan kalsium (22,2 gram), kalium (64,9 mg), zat besi (0,81 mg), fosfor (10,3 mg), dan magnesium (13,3 mg). Selain itu kapulaga juga mengandung senyawa kimia terpenes, esters, flavonoid, cineol (eucalyptol), alpha-terpineol, myrcene, limonene, sabinene yang banyak dimanfaatkan dalam bentuk minyak esensial.
Dengan beragam kandungan nutrisi penting, kapulaga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, diantaranya:
Mengontrol tekanan darah
Kapulaga memiliki efek diuretik yang mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Mencegah penyakit kronis
Kandungan antioksidan dalam kapulaga dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Mengatasi masalah pencernaan
Kapulaga dapat mengatasi masalah pencernaan, mulai dari dispepsia, mual dan muntah, hingga tukak lambung.
Mengobati infeksi bakteri
Kapulaga mengandung senyawa yang mampu melawan beberapa jenis bakteri, seperti E. coli, Staphylococcus, Salmonella, dan Campylobacter.
Menjaga daya tahan tubuh
Kapulaga mengandung sejumlah nutrisi yang bisa menjaga daya tahan tubuh.
Mencegah bau mulut dan gigi berlubang
Kapulaga juga dikenal dengan manfaatnya untuk mencegah bau mulut.
Disamping itu, kapulaga sering digunakan sebagai rempah (bumbu) untuk masakan tertentu. Mulai dari kari India, nasi biryani, hingga kue dan minuman seperti chai tea. Rasa manis dan pedasnya yang unik menjadikan kapulaga sebagai bumbu yang sangat serbaguna. Selain itu, kapulaga menjadi salah satu komoditas ekspor penting, terutama di negara-negara Timur Tengah, Mesir, dan India.
Kapulaga bukan hanya rempah-rempah yang menambah cita rasa pada masakan, tetapi juga menyimpan banyak manfaat kesehatan dan kegunaan lainnya. Sebagai bagian dari warisan kuliner dan pengobatan tradisional yang kaya, kapulaga terus menjadi rempah-rempah yang berharga dan dihargai di seluruh dunia.
