80 ribu Sarjana Kesehatan Masyarakat untuk melayani desa!

Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat IAKMI, Ketua Komite Etik Penelitian Kesehatan dan Ketua Senat Universitas Esa Unggul.
Konten dari Pengguna
20 Desember 2022 22:11
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Dr CSP Wekadigunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Minggu malam tanggal 18 Desember 2022, Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan ketua organisasi di bawah payung IAKMI melakukan rapat di Townhall Resto, Midtown Residence, Jalan TB Simatupang - Cilandak Jakarta.
Pengurus Pusat IAKMI, Ketua organisasi profesi dan Staf khusus Wakil Menteri Kesehatan
zoom-in-whitePerbesar
Pengurus Pusat IAKMI, Ketua organisasi profesi dan Staf khusus Wakil Menteri Kesehatan
. Populasi terbanyak memang berada di desa-desa di seluruh Indonesia. Sayangnya desa-desa di Indonesia terutama di pelosok-pelosok dan pulau-pulau terluar Indonesia, masih banyak mengalami ketertinggalan dalam berbagai hal, termasuk pada derajat kesehatan masyarakat.
Sarjana Kesehatan Masyarakat adalah ujung tombak di desa
Sarjana Kesehatan Masyarakat secara general dibekali kemampuan untuk mendampingi masyarakat. Fungsi mengkoordinir, memberdayakan masyarakat, mengembangkan potensi mereka, membuat program intervensi kesehatan adalah kompetensi seorang sarjana kesehatan masyarakat. Jika para dokter, dokter spesialis berada di tataran kuratif seperti mendiagnosa penyakit, memberi pengobatan yang tetapt dan proses penyembuhan suatu penyakit, maka sarjana kesehatan masyarakat melakukan pencegahan sebelum sakit, atau jika sudah sakit bagaimana supaya penyakit tidak bertambah buruk dampaknya dan bagaimana mencegahnya untuk diserang penyakit yang sama. Itu sebabnya para dokter dan dokter spesialis memerlukan sarjana kesehatan masyarakat sebagai partner mereka di lapangan tak terkecuali di desa-desa.
Kebijakan pengiriman secara serentak SKM ke desa diperlukan
Untuk saat ini alangkah bagusnya, Wamenkes Prof Dante membuat kebijakan agar secara serentak menempatkan sarjana kesehatan masyarakat yang jumlah lulusannya sudah ribuan di seluruh Indonesia untuk ditempatkan di Puskesmas-puskesmas prima di desa-desa.
IAKMI dan seluruh organisasi profesi di bawahnya akan mendukung upaya percepatan peningkatan kesejahteraan kesehatan masyarakat di Indonesia dan mewujudkan transformasi kesehatan di seluruh pelosok negeri ini.
(Dari kiri ke kanan) Dr.Ede Surya Darmawan, Vetty, SKM, MPH, Narila, SKM, MKM, Dr.Hendra, Dr. CSP Wekadigunawan, Prof Endang Achadi, Dedi Supratman, SKM, MKes, Prof Adang Bachtiar, Dr.Hermawan Saputra dan Dr. Aksa
zoom-in-whitePerbesar
(Dari kiri ke kanan) Dr.Ede Surya Darmawan, Vetty, SKM, MPH, Narila, SKM, MKM, Dr.Hendra, Dr. CSP Wekadigunawan, Prof Endang Achadi, Dedi Supratman, SKM, MKes, Prof Adang Bachtiar, Dr.Hermawan Saputra dan Dr. Aksa
Hadir dalam acara ini: Dr. Ede Surya Darmawan, Dr. Hermawan Saputra, Dr. CSP Wekadigunawan, MPH, Ph.D, Prof Dr Endang Achadi, Dr. Hendra, Narila, SKM, MKM, Dedi Supratman, SKM, MKM dan Prof. Adang Bachtiar, DrPH, Vetty, SKM, MPH dari IAKMI dan Dr Aksa dari Kementerian Kesehatan sebagai staf khusus Wakil Menteri Kesehatan. Kesemuanya sepakat IAKMI adalah rumah besar (rumah gadang) bagi seluruh profesi kesehatan yang berkiprah ke komunitas.
Semoga hasil rapat ini dapat segera dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berwenang.
--------