Menguak Mitos Mistis dalam Tradisi Debus

INGAT!! Di dunia ini kita tidak pernah sendirian....
Tulisan dari Dukun Millenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ragam tradisi dan adat di Indonesia membuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini tidak habis 7 generasi untuk di wariskan. Pasalnya setiap daerah di seluruh wilayah ibu pertiwi ini pasti memiliki tradisi yang mencolok yang membuat kita akan terus mengenangnya.
Seperti tradisi Debus di Provinsi Banten sering ditampilkan untuk menyambut tamu istimewa atau perayaan acara besar tertentu. Menampilkan sesuatu yang ekstrem dalam Debus merupakan nilai yang sangat menjual untuk khalayak tonton.
Namun tahukah kamu Sobat Dukun, dalam tradisi ini memiliki mitos yang kental akan persinggungan dengan ilmu gaib dan unsur mistis lainnya.
Biasanya dalam peragaan Debus sang pemandu membuka acara itu dengan menggunakan bahasa, "Sa elmu sa guru ulah sok nga ganggu" artinya satu ilmu satu guru dimohon jangan mengganggu.
Pemandu menyadari betul dalam peragaan Debus sangat berisiko tinggi karena ini bukan trik seperti sulap pada umumnya, karena jika tidak mengucap demikian sering terjadi gangguan dari ilmu luar yang berusaha menggagalkan jalannya atraksi Debus.
Sang pemain dalam laga Debus juga biasanya melakukan beberapa ritual sebelum pentas di atas panggung.
Beberapa ritual yang biasa dilakukan pemain Debus biasanya puasa atau berdoa dengan syarat tertentu. Maka dari itu jika Sobat Dukun sedang menyaksikan atraksi ini harap jangan mengganggu jalannya pertunjukkan cukup meramaikan saja.
