Konten dari Pengguna

15 Contoh Keahlian Dalam CV, Soft Skill dan Hard Skill, agar Dilirik HRD

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh keahlian dalam CV. Foto hanyalah ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: ubsplash/ Markus Winkler.
zoom-in-whitePerbesar
Contoh keahlian dalam CV. Foto hanyalah ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: ubsplash/ Markus Winkler.

Menyusun Curriculum Vitae (CV) yang dapat dilirik oleh Human Resources Department (HRD) adalah langkah penting dalam mencari kerja. Contoh keahlian dalam CV juga memengaruhi bagaimana CV tersebut dapat dilirik oleh HRD.

Memasukkan keahlian dalam CV, baik itu soft skill atau hard skill terbukti dapat menarik perhatian CV. Hal ini karena HRD melihat potensi keahlian dari beberapa aspek, akademik, maupun non akademik.

Contoh Keahlian dalam CV Menurut Kategori

Contoh keahlian dalam CV. Foto hanyalah ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: unsplash/ Resume Genius.

Mengutip dari buku Politik Pendidikan Islam, Muhammad Kholik, dkk (2025:10), Curriculum Vitae adalah riwayat hidup. Maka dari itu, CV adalah salah satu bentuk dari pengalaman selama hidup, termasuk keahlian dalam bentuk soft skill ataupun hard skill.

Keahlian dibagi menjadi dua kategori, yaitu soft skill dan hard skill. Kedua skill ini berperan sama pentingnya dalam pekerjaan. Berikut contoh keahlian dalam CV yang dapat ditunjukkan kepada HRD.

1. Soft Skill

Soft skill adalah kemampuan yang berkaitan dengan karakter pribadi seseorang, seperti bagaimana seseorang dapat berinteraksi dan menghadapi orang lain dalam situasi yang berbeda. Skill ini berkaitan dengan kecerdasan emosional atau sering disebut EQ. Berikut yang termasuk soft skill.

  • Komunikasi Efektif: Kemampuan menyampaikan ide dengan jelas dan dapat dipahami baik secara lisan maupun tulisan, mendengarkan dan memberi feedback yang sesuai kepada orang lain adalah termasuk komunikasi yang efektif.

  • Bekerja Dalam Tim: Bekerjasama dalam menempuh tujuan akhir yang sama dengan tim adalah sebuah bentuk tanggung jawab. Dengan skill yang baik, seseorang dapat dengan mudah mengemban tanggung jawab dan menjaga tim dengan baik.

  • Leadership: Dapat membimbing serta mengarahkan tim ataupun Individu dalam mencapai tujuan.

  • Problem Solver: Kemampuan ini adalah menunjukkan bagaimana seseorang dapat mengurai masalah serta memberi penyelesaiannya secara efektif dan efisien.

  • Adaptabilitas: Salah satu kemampuan yang dibutuhkan adalah mampu beradaptasi dalam suatu keadaan baru dengan tetap menjaga keproduktifan.

  • Manajemen Waktu: Mampu mengatur waktu dengan tepat, sehingga dapat mengerjakan target sesuai dengan tanggal dan waktu yang telah ditentukan tanpa tertunda.

  • Negosiasi: Kemampuan untuk bernegosiasi dalam mencapai kesepakatan yang diinginkan oleh kedua pihak.

2. Hard Skill

Hard skill adalah kemampuan teknis yang dapat diajarkan, biasanya melalui pendidikan sekolah, kursus, dan pelatihan. Kemampuan ini dapat diukur secara objektif.

  • Penguasaan Microsoft Office: Mahir dalam menggunakan aplikasi inti, seperti Microsoft Office.

  • Analisis Data: Mampu mengumpulkan, menganalisis, hingga mengartikan data besar untuk menarik kesimpulan yang informatif.

  • Bahasa Asing: Kemampuan berbicara, membaca, dan menulis dengan lancar dalam satu atau lebih bahasa. Menyertakan tingkat kemahiran dalam berbahasa juga memengaruhi penilaian HRD.

  • Desain Grafis: Menguasai beberapa software desain juga menjadi nilai tambah bagi calon pekerja.

  • Digital Marketing: Kemampuan untuk merancang dan melaksanakan strategi pemasaran di berbagai platform digital.

  • Pemrograman: Kemampuan untuk menulis, menguji, dan debug kode menggunakan bahasa pemrograman tertentu.

  • Akuntansi/Keuangan: Kemampuan untuk mengelola catatan keuangan, menyusun laporan keuangan, melakukan analisis finansial, dan menggunakan software akuntansi.

  • Copywriting: Kemampuan untuk menulis dengan menarik yang bertujuan untuk menjual produk atau layanan.

Baca juga: Contoh Agenda Rapat dan Cara Menyusun untuk Panduan

Menampilkan contoh keahlian dalam CV yang relevan dan spesifik adalah kunci untuk menarik perhatian HRD. Pastikan setiap keahlian yang dicantumkan didukung oleh pengalaman atau bukti konkret, bukan hanya daftar kosong. (KIA)