Konten dari Pengguna

3 Cara Bikin HRD Jatuh Hati saat Melamar Pekerjaan agar Langsung Diterima

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Bikin HRD Jatuh Hati saat Melamar Pekerjaan. Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Tim Gouw
zoom-in-whitePerbesar
Cara Bikin HRD Jatuh Hati saat Melamar Pekerjaan. Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Tim Gouw

Mendapatkan pekerjaan impian bukan sekadar memiliki kualifikasi yang cukup, tetapi juga harus mampu mempresentasikan diri dengan baik di depan HRD. Ada beberapa cara bikin HRD jatuh hati saat melamar pekerjaan.

Hal ini penting untuk diketahui karena banyak kandidat yang gagal meski memiliki kompetensi baik. Salah satu alasannya adalah kegugupan atau ketidakmampuan mempresentasikan diri dengan baik saat wawancara kerja.

3 Cara Bikin HRD Jatuh Hati saat Melamar Pekerjaan

Cara Bikin HRD Jatuh Hati saat Melamar Pekerjaan. Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Vitaly Gariev

Dikutip dari Buku Sakti Wawancara Kerja karya Byzka Wibisono (2023), wawancara kerja merupakan bagian penting dalam proses rekrutmen karyawan. Wawancara kerja menjadi momen bagi HRD sebagai perwakilan perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan calon karyawan.

Wawancara kerja bertujuan menggali lebih dalam keterampilan, pengalaman, dan pengetahuan calon pelamar kerja. Berikut cara bikin HRD jatuh hati saat melamar pekerjaan.

1. Tunjukkan Attitude yang Baik

Hal pertama yang harus dijaga dan ditunjukkan saat wawancara kerja adalah attitude yang baik. Perhatikan attitude ketika datang maupun saat melakukan percakapan dengan HRD pada sesi wawancara.

Selain jawaban yang diberikan, HRD biasanya memperhatikan cara pelamar menanggapi pertanyaan, mulai dari gestur tubuh hingga kontak mata. Attitude yang baik menjadi nilai tambah yang memengaruhi pertimbangan HRD.

2. Tunjukkan Soft Skills yang Dibutuhkan

Selain hard skills, HRD mencari kandidat dengan kemampuan komunikasi, kerja tim, dan problem solving. Saat wawancara, berikan contoh konkret pengalaman menghadapi tantangan atau berkolaborasi dengan tim.

Dalam banyak kasus, pelamar kerja yang mampu menunjukkan soft skill lebih besar peluangnya untuk diterima.

3. Tanyakan Hal Cerdas ke HRD

Di akhir sesi wawancara, HRD biasanya memberi kesempatan untuk bertanya. Ajukan pertanyaan yang menunjukkan antusiasme dan pemahaman mendalam. Misalnya, "Bagaimana tim ini mengukur kesuksesan dalam peran ini?" atau "Apa tantangan terbesar yang dihadapi departemen ini tahun lalu?"

Baca juga: 25 Pertanyaan untuk Atasan Saat Wawancara Kerja

Cara bikin HRD jatuh hati saat melamar pekerjaan tidak melulu tentang pengalaman bertahun-tahun, melainkan bagaimana menyajikan diri sebagai pelamar yang siap berkontribusi dan selaras dengan nilai perusahaan. (WWN)