3 Cara Menjadi Resilience di Tempat Kerja dan Manfaatnya
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karyawan mendapatkan banyak tekanan di kantor. Oleh karena itu, karyawan perlu memiliki resiliensi. Ada banyak cara menjadi resilience di tempat kerja yang dapat dilakukan oleh karyawan.
Resiliensi di tempat kerja sangat penting untuk dimiliki. Hal itu agar karyawan dapat bertahan dan bekerja dengan lebih baik.
Cara Menjadi Resilience di Tempat Kerja yang Dapat Dicoba Oleh Karyawan
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan istilah resilience atau dalam bahasa Indonesia resiliensi. Dikutip dari buku Resiliensi Psikologi Sebuah Pengantar, Hendriani (2022:27), resilience lebih menekankan pada proses dinamis yang melibatkan koping dan adaptasi positif dalam menghadapi tekanan atau berbagai situasi sulit.
Sementara dalam KBBI, resiliensi diartikan sebagai kemampuan untuk beradaptasi dan tetap teguh dalam situasi sulit. Adaptasi dalam hal ini menyangkut banyak aspek. Mulai dari mental hingga emosi seseorang.
Orang-orang yang memiliki resiliensi bukan berarti selalu terbebas dari masalah. Namun, orang-orang dengan resiliensi mampu mengelola diri sendiri saat menghadapi berbagai masalah di kantor.
Lantas, bagaimana cara menjadi resilience di tempat kerja? Ada beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai berikut.
1. Belajar Mengelola Stres
Hal yang dapat dilakukan untuk menjadi resiliensi adalah belajar mengelola stres. Saat sedang mengalami stres, maka coba untuk mengelolanya dengan baik.
Usahakan untuk tidak melampiaskan atau menekan stres tersebut secara negatif. Salah satu cara untuk mengelola stres yaitu dengan berani meminta bantuan kepada orang lain.
2. Pola Pikir yang Positif
Selanjutnya adalah mengembangkan pola pikir positif. Meskipun demikian, bukan berarti tidak pernah memikirkan hal-hal negatif. Cara melatih pola pikir positif yaitu dengan mempertimbangkan sudut pandang orang lain yang terlibat. Selain itu juga mempertanyakan segala sesuatu dari berbagai sudut pandang.
3. Merawat Diri Sendiri
Resiliensi membutuhkan kondisi fisik dan mental yang baik. Oleh karena itu, agar memiliki resiliensi harus rutin berolahraga, beristirahat yang cukup, makanan makanan bergizi, menghabiskan waktu dengan orang lain, dan sebagainya.
Manfaat Resiliensi bagi Diri Sendiri
Resiliensi memiliki banyak manfaat. Manfaatnya antara lain sebagai berikut.
Membantu mencapai tujuan.
Dapat menghadapi tantangan hidup lebih baik.
Meningkatkan kualitas hubungan.
Dapat menjalani kehidupan lebih sehat dan bahagia.
Bekerja lebih produktif.
Kinerja meningkat.
Baca juga: Apa itu Career Pivot? Ini Jawaban serta 5 Pertimbangan sebelum Melakukannya
Cara menjadi resilience di tempat kerja dapat diterapkan oleh karyawan. Resiliensi di tempat kerja sangat bermanfaat bagi karyawan karena dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas. (FAR)