Konten dari Pengguna

3 Cara Menulis Pengalaman PKL di CV yang Benar agar Tetap ATS Friendly

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menulis pengalaman PKL di CV. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/markus winkler
zoom-in-whitePerbesar
Cara menulis pengalaman PKL di CV. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/markus winkler

Bagi lulusan baru, memahami bagaimana cara menulis pengalaman PKL di CV menjadi hal penting yang wajib diperhatikan. Sebab, pengalaman menjadi salah satu aspek penting yang dinilai oleh perusahaan dari seorang kandidat saat melamar pekerjaan.

Terutama seiring dengan hadirnya sistem ATS yang membuat proses skrining CV menjadi lebih cepat dan praktis. Menuliskan pengalaman kerja, termasuk PKL yang keliru bukan tidak mungkin membuat CV tidak terbaca oleh sistem tersebut.

Cara Menulis Pengalaman PKL di CV untuk Panduan Fresh Graduate

Cara menulis pengalaman PKL di CV. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/resume genius

Dikutip dari buku Pintar Mencari dan Mendapatkan Pekerjaan, Paramitha Selviana Oktora (2008:51), dalam mencari dan mendapatkan pekerjaan, CV adalah hal yang penting untuk menarik perhatian perusahaan sekaligus menunjukkan gambaran singkat tentang diri. CV yang disusun harus tidak membosankan dan bisa menarik minat orang lain untuk membacanya.

Salah satu aspek penting dalam CV adalah pengalaman. Bisa dikatakan, aspek inilah yang menjadi nilai utama perekrut dalam memutuskan apakah kandidat memang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Khusus untuk fresh graduate yang baru menapaki dunia kerja, begini cara menulis pengalaman PKL di CV agar tetap ATS friendly dan dilirik HRD.

1. Tuliskan Pengalaman Secara Mendetail

Tip pertama yang harus diperhatikan adalah menuliskan pengalaman secara mendetail. Cantumkan informasi tentang nama perusahaan, lokasi (bisa kota saja), periode waktu, dan posisi saat PKL.

Jika ada lebih dari satu pengalaman PKL, tuliskan dari pengalaman yang paling baru. Semua informasi ini dapat membantu perekrut menilai sejauh mana pengalaman kandidat, apakah sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau tidak.

2. Sebutkan Detail Pekerjaannya

Kemudian berikan penjelasan secara mendetail apa saja tugas dan tanggung jawab yang dikerjakan selama PKL. Penjelasannya tidak harus lengkap, pilih saja tugas yang dirasa paling penting dan menonjolkan keahlian.

Agar lebih mudah dibaca, cantumkan tugas tersebut dalam bentuk bullet points dalam CV. Jadi, HRD akan lebih mudah dan cepat memahami apa saja tugas yang pernah dikerjakan, sekaligus keahlian yang sudah dikembangkan.

3. Jelaskan Pencapaian Secara Mendalam

Jika ada pencapaian tertentu atau mendapatkan keahlian khusus selama menjalankan PKL di perusahaan, jangan lupa untuk menuliskannya dalam CV. Pencapaian ini bisa berupa data angka, dan pastikan akan membuat HRD menaruh perhatian lebih.

Pihak perekrut akan menilai bahwa kandidat mempunyai potensi yang besar. Hal ini akan menjadi pertimbangan tambahan sebagai kandidat yang dipilih untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu wawancara.

Baca juga: Surat Paklaring: Pengertian dan Manfaatnya di Dunia Kerja

Demikian cara menulis pengalaman PKL di CV yang dapat menjadi panduan lulusan baru. Pastikan untuk menuliskan semua informasi tersebut dengan bahasa yang sopan dan tidak berbelit-belit (YD)