3 Perbedaan Green Job dengan Pekerjaan Lainnya
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Isu lingkungan menjadi isu yang semakin sering dibahas oleh berbagai kalangan. Bahkan saat ini banyak pekerjaan yang mulai memperhatikan lingkungan. Pekerjaan ini dikenal dengan green job. Banyak yang penasaran dengan perbedaan green job dengan pekerjaan lainnya.
Pekerjaan yang ramah lingkungan merupakan pekerjaan yang penting saat ini. Hal tersebut mengingat lingkungan semakin hari semakin mengalami kerusakan. Jika dibiarkan terus-menerus, anak cucu tidak bisa menikmati kehidupan dengan baik.
3 Perbedaan Green Job dengan Pekerjaan Lainnya yang Wajib Diketahui Masyarakat
Sebelum membahas perbedaan green job dengan pekerjaan lainnya, perlu mengenal lebih dulu apa itu green jobs. Dikutip dari buku Green Jobs, A. Bronwyn Llewellyn (2008), green job adalah pekerjaan yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Pekerjaan ini memiliki fokus utama untuk menjaga dan tidak merusak lingkungan yang ada saat ini. Green job semakin populer seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dunia akan pentingnya menjaga lingkungan.
Berikut adalah beberapa perbedaan green job dengan pekerjaan lainnya yang wajib diketahui masyarakat.
1. Tujuan Pekerjaan
Perbedaan pertama bisa dilihat dari tujuan pekerjaan. Green job memiliki tujuan utama untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, misalnya mengurangi emisi gas rumah kaca serta mengelola sumber daya alam secara efektif dan efisien.
Sementara itu, pekerjaan lainnya lebih berorientasi pada keuntungan ekonomi dan terkadang tidak memperhatikan lingkungan serta dampak ekologisnya.
2. Jenis dan Sifat Pekerjaan
Green job umumnya memiliki karakteristik formal dan bersifat penuh waktu (full time), menunjukkan struktur pekerjaan yang lebih stabil dan terorganisir. Kestabilan ini tercermin dari sistem kerja yang teratur serta jaminan sosial dan ketenagakerjaan yang lebih jelas.
Sebaliknya, pekerjaan lainnya sering kali memiliki variasi bentuk kerja, seperti paruh waktu, freelance, atau kontrak tidak tetap. Fleksibilitas ini dipengaruhi oleh sektor dan bidang pekerjaan yang cenderung lebih dinamis.
3. Keterampilan yang Dibutuhkan
Green job memerlukan kompetensi yang lebih spesifik dan teknis, seperti penguasaan matematika, analisis data, serta keahlian dalam bidang energi terbarukan dan teknologi bersih.
Sementara itu, pekerjaan non-hijau tidak selalu menuntut keahlian teknis mendalam karena banyak bidang dalam kategori ini lebih mengandalkan keterampilan umum atau pengalaman praktis tanpa memerlukan pelatihan khusus yang intensif.
4. Regulasi dan Standar yang Ketat
Industri green job biasanya tunduk pada regulasi lingkungan yang ketat, seperti sertifikasi ramah lingkungan atau standar emisi rendah.
Pekerjaan lain tidak memiliki persyaratan khusus terkait keberlanjutan, kecuali jika perusahaan secara sukarela menerapkan kebijakan hijau.
Baca juga: Indisipliner: Pengertian dan Cara Mengatasinya di Perusahaan
Perbedaan green jobs dan pekerjaan lainnya di atas menjadi hal yang wajib diperhatikan oleh masyarakat luas. Mengingat saat ini lingkungan semakin rusak, harus ada upaya bersama untuk menjaga lingkungan, termasuk memilih pekerjaan yang mendukung keberlanjutan. (WWN)