Konten dari Pengguna

4 Cara Handle Staf Bermasalah yang Wajib Diketahui oleh HRD

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Handle Staf Bermasalah. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Campaign Creators
zoom-in-whitePerbesar
Cara Handle Staf Bermasalah. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Campaign Creators

Setiap perusahaan pastinya memiliki dinamika masing-masing, terutama dalam hal sumber daya manusia. Perusahaan, melalui bagian sumber daya manusia, wajib mengetahui cara handle staf bermasalah.

Staf yang bermasalah kemudian tidak ditangani dengan baik bisa membuat kinerja karyawan dan perusahaan menjadi terganggu. Selain itu, bisa menyebabkan lingkungan kerja menjadi tidak kondusif yang pada akhirnya akan mengganggu jalannya operasional perusahaan.

4 Cara Handle Staf Bermasalah yang Wajib Diketahui oleh HRD di Perusahaan

Cara Handle Staf Bermasalah. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Austin Distel

Setiap perusahaan pastinya pernah menghadapi staf yang bermasalah selama di kantor. Misalnya, staf tersebut memiliki kinerja yang rendah, sering melakukan pelanggaran disiplin, hingga membuat konflik dengan karyawan lainnya.

Bagi seorang HRD, kemampuan dalam mengelola situasi tersebut merupakan hal yang wajib dimiliki. Karena jika tidak segera ditangani, maka bisa menyebabkan lingkungan kerja menjadi tidak kondusif.

Berikut ini adalah beberapa cara handle staf bermasalah yang wajib diketahui oleh para HRD di sebuah perusahaan dikutip dari buku Cara Gampang Mengubah Karyawan Menjadi Aset Produktif dan Menguntungkan.

1. Identifikasi Masalah yang Terjadi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan data dan fakta yang ada di lapangan terkait dengan masalah yang terjadi pada karyawan. Lakukan observasi secara langsung, koordinasi dengan atasan, hingga melihat rekam jejak karyawan yang bermasalah.

2. Komunikasi Dua Arah yang Efektif

Setelah masalah teridentifikasi, ajak staf terkait berdiskusi secara privat. Ciptakan suasana nyaman agar individu tersebut merasa didengarkan.

Tanyakan penyebab masalah dari sudut pandangnya. Bisa jadi ada faktor personal atau profesional yang memengaruhi performa. Mendengarkan tanpa menghakimi sering kali mengungkap akar masalah yang tidak terlihat.

3. Berikan Feedback yang Jelas dan Solutif

Feedback harus disampaikan dengan spesifik, bukan generalisasi. Alih-alih mengatakan "kinerja buruk", lebih baik menjelaskan "target penjualan tidak tercapai tiga bulan berturut-turut".

Setelah itu, tawarkan solusi seperti pelatihan tambahan atau pendampingan oleh senior. HRD perlu menekankan bahwa tujuan feedback adalah perbaikan, bukan sekadar kritik.

4. Susun Rencana Perbaikan Bersama

Kolaborasi antara HRD, atasan langsung, dan staf bermasalah diperlukan untuk membuat rencana tindakan.

Rencana ini harus mencakup target realistis, timeline, serta konsekuensi jika tidak ada perubahan. Misalnya, staf yang melanggar aturan perusahaan diberi peringatan tertulis dengan masa percobaan satu bulan.

Baca juga: 4 Akibat Hukum Pembubaran Suatu Perseroan yang Dapat Terjadi

Itulah beberapa cara handle staf bermasalah yang wajib diketahui oleh HRD agar staf yang bermasalah bisa kembali ke performa terbaiknya dan tidak menganggu operasional perusahaan secara keseluruhan. (ARD)