Konten dari Pengguna

4 Cara Menentukan Rate untuk Pemula di Dunia Freelance

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menentukan Rate untuk Pemula. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menentukan Rate untuk Pemula. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Thought Catalog

Cara menentukan rate untuk pemula penting untuk diketahui bagi yang ingin terjun ke dunia freelance. Ada banyak keuntungan bekerja sebagai freelancer, salah satunya bebas menentukan rate atau tarif sesuai keinginan atau kebutuhan.

Meskipun demikian, tidak jarang freelancer pemula justru bingung menentukan rate. Terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat akan menentukan rate freelancer.

Cara Menentukan Rate untuk Pemula bagi yang Ingin Menjadi Freelancer

Cara Menentukan Rate untuk Pemula. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Brooke Cagle

Mengutip dari Resign or Die, Ratnasari (2017:97), freelance adalah bekerja secara lepas tanpa terikat dengan institusi atau perusahaan tertentu. Banyak yang tertarik menjadi freelancer karena jam kerja yang fleksibel dan kebebasan dalam menentukan rate.

Meskipun bebas, sebagian freelancer pemula pasti kebingungan untuk menentukan rate atau tarif. Sebagai referensi, berikut ini adalah cara menentukan rate untuk pemula yang bisa dipelajari.

1. Riset Harga Jasa Freelancer di Pasar

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan riset harga jasa freelancer di pasar. Pemula bisa mengecek beberapa situs freelancer untuk mengetahui berapa rata-rata rate freelancer di bidang tertentu.

Pemula bisa menetapkan kisaran harga yang sesuai dengan keahlian yang ditawarkan. Hal ini bisa dijadikan patokan dan akan menghindari rate yang terlalu tinggi atau rendah.

2. Sistem Pembayaran dari Klien

Freelancer pemula harus mengetahui apa sistem pembayaran yang digunakan. Umumnya, ada dua jenis sistem pembayaran yang digunakan oleh freelancer.

Sistem pembayaran pertama adalah pembayaran per proyek. Sistem kedua adalah pembayaran sesuai dengan durasi pengerjaan proyek oleh freelancer.

Jika mendapatkan klien dari dalam negeri, biasanya yang digunakan adalah sistem pembayaran per proyek. Sedangkan untuk klien luar negeri, lebih cocok menggunakan sistem pembayaran per jam.

3. Pahami Kemampuan Diri Sendiri

Hal lain yang harus dipahami adalah kemampuan diri sendiri. Kemampuan freelancer sangat menentukan besaran rate. Freelancer harus jujur dengan kemampuan diri sebelum menawarkan jasa kepada klien.

Freelancer pemula yang merasa memiliki kemampuan yang masih kurang jangan memasang rate yang terlalu tinggi. Jangan berbohong kepada klien hanya untuk mendapatkan bayaran yang tinggi.

4. Masukkan Variabel Pajak

Freelancer tetap harus membayar pajak, sama seperti pekerjaan lainnya. Kewajiban membayar pajak bagi freelancer berpatokan pada Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21). Berdasarkan PPh 21, freelancer yang kena pajak adalah yang memiliki penghasilan sebesar atau lebih dari Rp450.000 per hari.

Baca juga: 4 Cara Mendapatkan Klien Internasional untuk Freelancer yang Aplikatif

Itulah beberapa cara menentukan rate untuk pemula di dunia freelance. Semoga bermanfaat. (KRI)