4 Ciri-Ciri Penjilat di Kantor yang Harus Diwaspadai karena Bisa Merugikan
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lingkungan kerja yang nyaman dan saling mendukung merupakan lingkungan yang diinginkan banyak orang. Sayangnya, terkadang di kantor ada karyawan yang dikenal sebagai penjilat. Secara umum, ada beberapa ciri-ciri penjilat di kantor.
Kata "penjilat" di sini merupakan istilah yang biasa digunakan oleh masyarakat dan jangan diartikan sebagai orang yang suka menjilati sesuatu. Istilah ini merujuk pada sifat kurang baik yang dimiliki seseorang.
4 Ciri-Ciri Penjilat di Kantor yang Harus Diwaspadai
Sebelum membahas mengenai ciri-ciri penjilat di kantor yang harus diwaspadai, mari mengenal lebih dulu sebenarnya apa yang dimaksud dengan penjilat. Dikutip dari buku Menggali Makna Kata dan Peristiwa, Asep Safaat Siregar, penjilat adalah sebutan untuk orang yang sifatnya selalu membenarkan apapun yang dilakukan oleh pimpinan atau atasannya.
Bahkan akan tampak berani, tampak rajin, dan tampak loyal ketika di hadapan orang yang diinginkan sesuatu darinya. Sebagai contoh, akan memperlihatkan diri paling berjasa dalam sebuah pekerjaan atau proyek kepada atasan.
Hal ini tentunya kurang baik untuk lingkungan pekerjaan karena terkadang orang penjilat akan menyalahkan orang lain ketika ada pekerjaan yang gagal. Lalu, apa saja ciri-ciri penjilat di kantor yang harus diwaspadai? Berikut adalah beberapa di antaranya.
1. Rajin Ketika Ada Atasan
Ciri pertama dari orang yang penjilat adalah terlihat rajin ketika ada atasan. Orang dengan ciri ini cenderung melakukan performa kerja yang meningkat secara dramatis saat berada dalam pengawasan langsung atasan, seperti datang lebih awal atau terlihat sibuk, namun tidak konsisten dalam kondisi normal.
2. Suka Inisiatif Bantu Atasan
Inisiatif membantu atasan dalam tugas-tugas di luar tanggung jawabnya sering kali dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mendapatkan perhatian atau pengakuan.
Meskipun membantu atasan tidak selalu negatif, motif yang tidak tulus dapat terlihat ketika bantuan tersebut hanya diberikan kepada atasan tanpa kesediaan yang sama terhadap rekan sejawat.
3. Suka Klaim Bahwa Paling Berjasa
Orang yang penjilat biasanya akan mengklaim bahwa menjadi orang yang paling berjasa ketika menyelesaikan pekerjaan atau proyek, padahal pekerjaan tersebut merupakan hasil kerja tim.
Sikap ini mengabaikan kontribusi rekan satu tim dan menciptakan ketidakadilan dalam pengakuan prestasi. Dampaknya, kolaborasi tim dapat terganggu karena rasa tidak dihargai yang timbul di antara anggota tim.
4. Sering Memuji Diri Sendiri
Kecenderungan untuk terus-menerus mempromosikan pencapaian pribadi di depan atasan menjadi tanda lain dari perilaku menjilat. Orang tersebut sering kali menyisipkan pembahasan tentang kontribusinya dalam percakapan dengan atasan, seolah-olah ingin terus diingatkan sebagai karyawan terbaik.
Baca juga: 4 Cara Mengetahui Standar Gaji di Perusahaan dengan Tepat
Perilaku penjilat tidak hanya merugikan dinamika tim, tetapi juga dapat merusak budaya kerja yang sehat. Jika melihat ciri-ciri penjilat di kantor, maka harus waspada karena bisa saja membahayakan karier dan lingkungan kerja. (WWN)