Konten dari Pengguna

4 Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Interview Kerja agar Diterima

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Interview Kerja. Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/CoWomen
zoom-in-whitePerbesar
Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Interview Kerja. Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/CoWomen

Interview kerja merupakan tahap penting dalam proses rekrutmen karyawan baru. Hal tersebut membuat beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat interview kerja harus diperhatikan dengan baik.

Persiapan interview yang matang akan mempermudah proses menjawab berbagai pertanyaan dari HRD sebagai wakil perusahaan. Dengan begitu, peluang diterima kerja menjadi lebih besar.

4 Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Interview Kerja

Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Interview Kerja. Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/Christina @ wocintechchat.com

Dikutip dari Buku Sakti Wawancara Kerja, Byzka Wibisono (2023), interview kerja merupakan proses komunikasi atau tatap muka yang dilakukan perusahaan, biasanya diwakili oleh HRD dengan calon pekerja.

Tujuan interview adalah untuk saling mengenal lebih dalam berbagai hal terkait kandidat. Dengan mengenal kandidat yang melamar, perusahaan dapat memutuskan kesesuaian dengan lowongan pekerjaan yang tersedia.

Berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat interview kerja agar peluang diterima semakin besar.

1. Datang Terlambat tanpa Pemberitahuan

Keterlambatan memberi kesan kurang profesional dan tidak menghargai waktu pewawancara. Jika ada kendala, sebaiknya memberi kabar sebelumnya. Datang 10-15 menit lebih awal menunjukkan keseriusan dan persiapan yang baik.

2. Kurang Persiapan tentang Perusahaan dan Posisi

Mengetahui visi, misi, produk, atau budaya perusahaan adalah hal mendasar. Kandidat yang tidak memahami peran yang dilamar sering dianggap tidak berminat. Riset mendalam membantu memberikan jawaban relevan dan menunjukkan antusiasme.

3. Penampilan yang Tidak Sesuai Budaya Perusahaan

Penampilan memengaruhi kesan pertama. Meski beberapa perusahaan mengizinkan gaya kasual, mengenakan pakaian formal atau semi-formal tetap menjadi pilihan aman. Sesuaikan dengan budaya kerja perusahaan yang dituju.

4. Jawaban Terlalu Panjang atau Tidak Jelas

Komunikasi efektif sangat dihargai dalam interview. Hindari jawaban bertele-tele atau terlalu singkat. Gunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result) untuk menjawab pertanyaan berbasis kompetensi secara terstruktur.

5. Tidak Membawa Dokumen Pendukung

Meski sudah mengirim CV digital, membawa portofolio, sertifikat, atau salinan CV menunjukkan kesiapan. Beberapa pewawancara mungkin meminta contoh kerja sebelumnya, terutama untuk posisi kreatif atau teknis.

Baca juga: 5 Cara Interview Karyawan Baru yang Benar dan Efisien

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, peluang diterima di perusahaan impian semakin terbuka. Fokus pada persiapan, profesionalisme, dan komunikasi efektif menjadi kunci utama meraih kesuksesan. (ARD)