Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

ADVERTISEMENT
Kinerja di perusahaan perlu dinilai dan dievaluasi secara berkala dengan suatu instrumen. Misalnya adalah OKR dan KPI. Meski sering dikira sama, ternyata ada berbagai perbedaan OKR dan KPI yang perlu diketahui.
ADVERTISEMENT
Salah satu perbedaan tersebut terletak pada komponennya. Jika ORK mempunyai dua komponen, maka KPI memiliki komponen.
Perbedaan OKR dan KPI di Dunia Kerja
Menurut Manajemen Komunikasi Bisnis Digital, Meithiana Indrasari, dkk (2024: 185), OKR merupakan singkatan dari Objective Key Result yang banyak digunakan untuk membantu individu dan tim dalam menetapkan serta melacak tujuan spesifik dan terukur.
Di sisi lain, KPI adalah singkatan dari Key Performance Indicator. KPI digunakan untuk menilai kinerja suatu perusahaan, pekerja, atau proyek.
OKR dan KPI adalah dua instrumen biasanya digunakan untuk menilai kinerja. Namun, sebelum itu, beberapa perbedaan OKR dan KPI perlu diketahui dulu agar tidak salah kaprah. Inilah perbedaan-perbedaan tersebut.
1. Komponen
OKR mempunyai dua komponen. Komponen pertama adalah tujuan khusus yang perlu dicapai individu, tim, atau divisi. Selain itu, ada juga hasil utama yang harus bisa diukur untuk menunjukkan tujuan telah tercapai apa belum.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain. KPI memiliki empat komponen. Keempatnya adalah metrik, target atau jangka waktu kinerja ideal, sumber data valid, dan frekuensi pelaporan.
2. Pihak yang Menggunakan
OKR bisa digunakan oleh semua orang, mulai dari pekerja dengan level paling bawah hingga pemimpin perusahaan. Setiap orang memiliki tanggung jawab yang sama. Namun, KPI hanya bisa dibuat oleh manajer atau pemimpin eksekutif lainnya.
3. Tujuan yang Diinginkan
Umumnya, OKR mempunyai tujuan yang lebih berani serta ambisius. Tujuan tersebut tak bisa dicapai dengan berharap pada kinerja rutin saja. Namun, KPI biasanya mempunyai tujuan untuk mewakili hasil maupun proses atau kinerja.
4. Cakupan Penggunaan
OKR sejatinya tidak digunakan untuk meniilai kinerja, namun lebih kea rah menantang pekerja serta tim dalam penetapan tujuan strategis. Di sisi lain, KPI bisa digunakan untuk beragam tujuan, mulai dari menilai kinerja hingga mengukur keberhasilan program.
ADVERTISEMENT
Baca juga: 5 Contoh OKR pada Setiap Divisi Perusahaan
Itulah empat perbedaan OKR dan KPI. Semoga ulasan perbedaan-perbedaan ini tak membuat bingung lagi dengan keduanya. (LOV)