Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Pekerja Kerah Putih dan Kerah Biru, dari Jenis hingga Pendidikan

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan Pekerja Kerah Putih dan Kerah Biru. Foto Pekerja Kerah Biru. Sumber Unsplash Kenny Eliason
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Pekerja Kerah Putih dan Kerah Biru. Foto Pekerja Kerah Biru. Sumber Unsplash Kenny Eliason

Kerah putih dan biru adalah sebutan bagi dua macam pekerja. Bila belum memahaminya, ada beberapa perbedaan pekerja kerah putih dan kerah biru yang bisa dipahami.

Perbedaan-perbedaan ini meliputi beragam aspek yang bisa membuka wawasan masyarakat tentang dunia kerja. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakannya sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih pekerjaan.

Macam-Macam Perbedaan Pekerja Kerah Putih dan Kerah Biru

Perbedaan Pekerja Kerah Putih dan Kerah Biru. Foto Pekerja Kerah Putih. Sumber Unsplash Glenn Carstens-Peters

Istilah pekerja kerah putih dan biru memang sering didengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak yang belum memahaminya. Maka dari itu, inilah beberapa perbedaan pekerja kerah putih dan kerah biru yang bisa diperhatikan.

1. Jenis Pekerjaan

Pekerja kerah putih membutuhkan keterampilan kognitif dan sering dilakukan di kantor. Menurut buku Sosiologi Industri dan Pekerjaan, Antonius Purwanto (2021: 86), contohnya adalah pegawai administrasi, staf keuangan, atau manajer.

Di sisi lain, pekerja kerah putih lebih membutuhkan keterampilan fisik dan bisa dikerjakan di luar ruangan atau area tertutup yang lebih luas daripada kantor. Misalnya adalah tukang, buruh pabrik, atau montir.

2. Sistem Penggajian

Pekerja kerah putih biasanya digaji dengan jumlah yang tetap setiap bulan. Bila lembur, maka pekerja tersebut bisa mendapatkan gaji tambahan.

Namun, pekerja kerah biru bisa digaji berdasarkan jam kerja atau hasil pekerjaan. Besaran gajinya bisa bermacam-macam tergantung pada spesifikasi yang dipilih.

3. Tekanan Kerja

Setiap pekerjaan mempunyai tekanannya masing-masing. Namun, pekerja kerah putih cenderung mendapatkan tekanan mental yang menimbulkan kelelahan emosional.

Di sisi lain, pekerja kerah biru sering mendapatkan tekanan secara fisik. Tekanan tersebut bisa menjadi berlebihan dan menimbulkan kecelakaan dan cedera pada tubuh pekerja.

4. Latar Belakang Pendidikan

Umumnya, pekerja kerah putih harus menempuh pendidikan tinggi dulu, seperti perguruan tinggi. Namun, pekerja kerah biru tak selalu membutuhkannya. Ini disebabkan pekerjaannya lebih mementingkan keterampilan teknis yang bisa didapatkan dari pelatihan.

Baca juga: Cara Menjadi Pilot: Syarat dan Pendidikan yang Wajib Dilakukan

Setidaknya ada empat perbedaan pekerja kerah putih dan kerah biru. Meskipun berbeda, keduanya sama-sama memiliki pekerjaan yang mulia untuk dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup. (LOV)