Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Vendor dan Supplier yang Bisa Diketahui

Artikel yang membahas info seputar karier.
24 Februari 2025 17:19 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Perbedaan vendor dan supplier. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tiger Lily
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan vendor dan supplier. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tiger Lily
ADVERTISEMENT
Bicara tentang operasi bisnis dan manajemen rantai pasok, maka perbedaan vendor dan supplier kerap kali menjadi hal yang cukup membingungkan. Terutama karena keduanya memang sering dianggap sama, padahal sebenarnya tidak.
ADVERTISEMENT
Namun, perlu diperhatikan bahwa baik vendor maupun supplier memiliki peran yang sama pentingnya dalam menunjang keberlangsungan bisnis. Dengan mengetahui perbedaannya, pengusaha dapat menentukan strategi operasional bisnis yang tepat.

Perbedaan Vendor dan Supplier dalam Manajemen Rantai Pasok, dari Pengertian hingga Durasi Kontrak

Perbedaan vendor dan supplier. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tiger Lily
Dikutip dari buku Manajemen Rantai Pasok Pengertian Dasar, Trisita Novianti, Issa Dyah Utami, Wike Agustin Prima Dania (2022:1), supply chain management merupakan kegiatan pengelolaan kegiatan-kegiatan dalam rangka memperoleh bahan mentah, mentransformasikan bahan mentah menjadi barang dalam proses dan barang jadi, dan mengirimkan produk ke konsumen melalui sistem distribusi.
Guna mengoptimalkan prosesnya, perusahaan memerlukan vendor dan supplier. Meski begitu, tak jarang dijumpai produsen yang masih belum memahami tentang perbedaan vendor dan supplier. Secara garis besar, berikut ini perbedaan keduanya.
ADVERTISEMENT

1. Pengertian

Perbedaan pertama ada pada pengertiannya. Vendor adalah pihak yang menyediakan produk maupun layanan dari perusahaan secara langsung kepada pelanggan.
Sementara itu, pengertian supplier merupakan individu maupun perusahaan yang menyediakan bahan baku maupun bahan mentah untuk perusahaan. Selanjutnya, bahan tersebut akan diolah menjadi produk jadi, lalu ditawarkan kepada pelanggan.
Berdasarkan definisinya, dapat dikatakan bahwa vendor merupakan pihak yang posisinya lebih dekat dengan pelanggan dalam rantai pasok. Sebaliknya, supplier menjadi pihak yang posisinya lebih dekat dengan produsen.

2. Fungsi

Vendor dan supplier juga berbeda dalam fungsinya. Secara umum, vendor memiliki fungsi utama untuk menyediakan layanan maupun produk. Tugas utamanya, yaitu memastikan produk maupun layanan sesuai permintaan pasar.
Berbeda dengan vendor, supplier memiliki fungsi utama sebagai penyedia bahan baku pada rantai pasokan. Bahan baku tadi selanjutnya akan dikirimkan kepada produsen.
ADVERTISEMENT

3. Tujuan

Berkaitan dengan hubungan bisnis, vendor menjalin relasi bisnis dengan pelanggan, dalam hal ini pengguna langsung produk maupun layanan. Sementara itu, supplier menjalin relasi kuat dengan perusahaan, dalam hal ini bisnis kepada bisnis lainnya.
Adapun tujuan dari vendor adalah menawarkan produk maupun layanan pada pelanggan. Di sisi lain, supplier menjadi pihak yang bertujuan untuk menyediakan layanan maupun produk untuk produsen yang memerlukannya.

4. Durasi Kontrak

Biasanya, kontrak untuk vendor bersifat lebih fleksibel. Perubahan adalah hal yang umum, seiring dengan permintaan pasar yang kerap berubah. Vendor sering bekerja dalam durasi yang singkat, tetapi bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.
Berbeda dengan itu, kontrak untuk supplier sering kali durasinya lebih lama, juga perlu adanya konsistensi kualitas serta jumlah pasokannya. Sebab, produsen akan memerlukan pasokan yang stabil sehingga aktivitas operasional tetap lancar.
ADVERTISEMENT
Demikian perbedaan vendor dan supplier dalam manajemen rantai pasok. Meskipun berbeda, keduanya sama-sama berperan penting dalam menunjang operasional bisnis yang lebih optimal. (YD)