4 Tata Cara Menjawab Prestasi yang Pernah Dicapai untuk Fresh Graduate
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prestasi yang pernah dicapai adalah salah satu pertanyaan yang biasa ditanyakan saat interview kerja. Bagi para fresh graduate yang kebingungan, ada beberapa cara menjawab prestasi yang perna dicapai untuk fresh graduate sebagai persiapan sebelum interview.
Mempelajari pertanyaan-pertanyaan saat interview termasuk salah satu strategi agar lancar saat prosesnya. Dengan menguasai informasi yang dimiliki, seseorang akan lebih mudah lolos interview, sebagaimana dikutip dari buku 13 Jenis Pertanyaan Jebakan Dalam Wawancara Kerja, Yongkie Jalu Paksi. (2011:19).
4 Cara Menjawab Prestasi yang Pernah Dicapai untuk Fresh Graduate saat Interview
Bagi fresh graduate, tentu akan bingung menjawab pertanyaan seputar prestasi, karena tidak ingin dilihat terlalu rendah dan sombong. Ada beberapa cara menjawab prestasi yang pernah dicapai untuk fresh graduate saat interview kerja, berikut informasinya.
1. Menjawab dengan Prestasi di Kuliah
Pertanyaan prestasi ini bisa dijawab dengan prestasi yang relevan saat kuliah. Hal ini bisa dikaitkan dengan posisi yang hendak dilamar, ambil satu atau dua bidang di kuliah yang menonjol dan selaras dengan posisi tersebut.
Tak hanya itu, prestasi di kuliah juga tidak melulu seputar pelajaran dan akademik. Prestasi ini bisa dikaitkan dengan organisasi yang diikuti selama kuliah.
2. Menjawab dengan Metode STAR
Metode STAR (Situation, Task, Action, Result) bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan ini. Sehingga HRD yang bertanya bisa lebih memahami jawaban yang telah disebutkan. Adapun rincian jawaban dengan metode STAR adalah sebagai berikut.
Situation (S): Menjawab konteks prestasi yang didapatkan.
Task (T): Menyebutkan beberapa tantangan yang dihadapi selama mencapai prestasi tersebut.
Action (A): Keterampilan yang digunakan saat hendak mencapai prestasi tersebut.
Result (R): Menjelaskan hasil prestasi yang didapatkan.
3. Hindari Melebihkan Jawaban atau Membuat-buat Prestasi
Saat interview kerja, seseorang tentu akan terlihat cocok dengan posisi yang dilamar. Sehingga banyak yang melebihkan jawaban, bahkan membuat prestasi bohong padahal kenyataannya tidak.
Hal-hal seperti itu perlu dihindari, karena bisa menimbulkan dampak negatif secara langsung atau di kemudian hari. Berbohong dan memaksakan memiliki prestasi akan membuat gugup para pelamar saat menjawab pertanyaan.
4. Menjawab Prestasi dengan Cara Mengatasi Masalah
Pada dasarnya, tim HRD yang bertanya tentang prestasi ini untuk mengetahui seberapa besar kemampuan kandidat. Namun, bagi para fresh graduate, selain menceritakan prestasi di kuliah juga bisa menceritakan cara mengatasi masalah secara umum.
Biasanya, HRD akan memberikan beberapa kasus tertentu. Pastikan menjawab dengan lengkap bagaimana cara mengatasi masalah-masalah tersebut.
Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Nervous saat Interview Kerja buat Fresh Graduate
Empat cara menjawab prestasi yang pernah dicapai untuk fresh graduate di atas bisa dipelajari sebelum melakukan interview. Hal ini sangat berguna agar HRD tertarik dengan jawaban para kandidat. (NAI)