Konten dari Pengguna

5 Langkah Keselamatan Kerja di Laboratorium untuk Meminimalkan Risiko

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Langkah Keselamatan Kerja di Laboratorium. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Indra Projects
zoom-in-whitePerbesar
Langkah Keselamatan Kerja di Laboratorium. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Indra Projects

Bekerja di laboratorium bisa menimbulkan risiko, baik bagi diri sendiri maupun tempat kerja. Itulah mengapa, sejumlah langkah keselamatan kerja di laboratorium dibutuhkan untuk meminimalkannya.

Salah satu langkah tersebut adalah menggunakan APD atau Alat Pelindung Diri. Alat tersebut mampu melindungi diri para pekerja dari bahan-bahan yang berbahaya.

Ragam Langkah Keselamatan Kerja di Laboratorium agar Terhindar dari Bahaya

Langkah Keselamatan Kerja di Laboratorium. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Trnava University

Mengutip dari buku Kesehatan & Keselamatan Kerja, Denisius Umbu Pati, dkk (2023: 9), secara filosofis, pengertian keselamatan kerja adalah sebagai berikut

Upaya untuk menjamin keutuhan serta kesempurnaan, baik jasmani maupun rohani, pekerja dan alat kerja, bahan, proses pengolahan, termasuk cara-cara melakukan pekerjaan.

Keselamatan kerja perlu ditegakkan di berbagai tempat termasuk laboratorium. Berikut adalah sejumlah langkah keselamatan kerja di laboratorium yang bisa dilakukan pekerja agar terhindar dari bahaya.

1. Menggunakan APD

Berbagai APD bisa digunakan saat bekerja di laboratorium. Contohnya adalah jas lab, masker, sarung tangan, dan kacamatan pelindung. Pastikan semuanya tertutup termasuk sepatu. Rambut panjang bisa diikat sembari melepas aksesori yang menggantung.

2. Memahami SOP

SOP atau prosedur kerja standar bisa dibaca sebelum melakukan pekerjaan. Selain itu, sifat bahan kimia serta alat yang digunakan juga dapat dipahami. Pekerja tak boleh melakukan eksperimen tanpa pengawasan atau izin dari atasan.

3. Memahami Cara Pakai Alat Darurat

Berbagai alat darurat perlu dipahami cara pakainya. Contohnya adalah kotak P3K, alat pemadam api, serta pancuran darurat. Ketahui juga lokasi dari alat-alat tersebut beserta letak jalur evakuasi.

4. Membuang Limbah dengan Benar

Bekerja di laboratorium akan menghasilkan limbah. Maka dari itu, pekerja perlu membuangnya dengan benar sesuai jenis dan aturan yang telah ditentukan. Jangan lupa juga untuk melabelinya dengan jelas.

5. Menjaga Kebersihan dan Kerapian

Kebersihan dan kerapian area kerja harus tetap dijaga. Segera bersihkan bahan kimia yang tumpah sesuai aturan. Selain itu, bahan-bahan yang tak digunakan juga perlu dirapikan untuk menghindari reaksi kimia yang tidak diinginkan.

Baca juga: 4 Contoh Keselamatan Kerja di Berbagai Bidang Industri

Dari ulasan di atas dapat diketahui bahwa setidaknya ada lima langkah keselamatan kerja di laboratorium. Selain itu, patuhi aturan laboratorium maupun perusahaan untuk memaksimalkan langkah ini. (LOV)