6 Alasan Pindah Kerja yang Bisa Diterima HRD untuk Referensi
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat sejumlah pertanyaan interview yang akan diberikan kepada pelamar kerja. Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah alasan pindah kerja. Pelamar kerja perlu memberikan alasan pindah kerja yang bisa diterima HRD.
Pindah kerja adalah hal yang wajar untuk karyawan. Ada banyak alasan mengapa seorang karyawan memutuskan untuk pindah kerja.
Contoh Alasan Pindah Kerja yang Bisa Diterima HRD
Mengutip dari Manajemen Sumber Daya Manusia, Batjo dan Shaleh (2018:135), pengunduran diri adalah berakhirnya hubungan kerja yang berdampak pada berakhirnya hak dan kewajiban antara karyawan dan pengusaha dikarenakan inisiatif dari karyawan.
Seorang karyawan bisa mengundurkan diri karena berbagai alasan. Dalam interview kerja, salah satu pertanyaan yang biasanya diberikan adalah alasan pindah kerja. Berikut ini contoh alasan pindah kerja yang bisa diterima HRD untuk referensi.
1. Ingin Melanjutkan Pendidikan
Salah satu alasan yang baik adalah karena ingin melanjutkan pendidikan. Sebagian orang ingin meneruskan pendidikan sambil bekerja. Oleh karena itu, lokasi kampus dan kantor menjadi salah satu pertimbangan utama.
Jika lokasi kampus dan kantor terlalu jauh, karyawan bisa memutuskan untuk pindah kerja. Tujuannya adalah agar bisa tetap bekerja sambil melanjutkan kuliah.
2. Ingin Mendapatkan Pengalaman Berbeda
Alasan lainnya adalah karena ingin mendapatkan pengalaman berbeda sekaligus memberikan kontribusi nyata di tempat kerja baru. Pelamar kerja bisa menceritakan pengalaman kerja yang dimiliki.
3. Gaji Tidak Cukup
Salah satu pertimbangan penting saat akan menerima pekerjaan adalah gaji. Gaji diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jika gaji tidak cukup, bisa dijadikan alasan pindah kerja dari kantor sebelumnya.
4. Kurangnya Apresiasi
Alasan kerja berikutnya adalah karena kurangnya apresiasi dari perusahaan. Mendapatkan apresiasi atas kinerja tentunya akan menjadi penyemangat. Sebaliknya, jika hasil kerja tidak diapresiasi oleh perusahaan, karyawan bisa merasa kurang bersemangat.
5. Kondisi Keluarga
Alasan yang juga bisa diterima oleh HRD adalah karena kondisi keluarga. Misalnya, ada kondisi keluarga yang mengharuskan karyawan bekerja dengan jam yang lebih sedikit atau fleksibel.
6. Terkena Layoff
Alasan selanjutnya adalah karena dampak layoff. Ada banyak perusahaan yang melakukan layoff pada karyawannya karena restrukturisasi organisasi, efisiensi bujet, dan lainnya. Hal ini bisa dijadikan alasan pindah kerja yang masuk akal.
Baca juga: 4 Tips Pengenalan Diri Saat Interview yang Bisa Bikin Terkesan Recruiter
Itulah beberapa beberapa alasan pindah kerja yang bisa diterima HRD. Semoga bermanfaat. (KRI)