Konten dari Pengguna

6 Cara Mengatur Gaji 5 Juta per Bulan: Single Tetap Bisa Nabung

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mengatur Gaji 5 Juta per Bulan. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mehdi Mirzaie.
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mengatur Gaji 5 Juta per Bulan. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/Mehdi Mirzaie.

Meskipun masih melajang (single), merencanakan masa depan dengan menabung juga wajib dilakukan. Apalagi untuk pekerja awal dengan gaji Rp5.000.000 per bulan. Cara mengatur gaji 5 juta per bulan bisa dilakukan dengan menyesuaikan gaya hidup.

Dengan gaji Rp5.000.000 per bulan, pekerja harus memenuhi keperluan sehari-hari, dana untuk menyenangkan diri sendiri, dan juga dana cadangan. Orang yang berada pada kondisi sandwich pun setidaknya perlu memiliki tabungan juga.

Cara Mengatur Gaji 5 Juta per Bulan agar Tetap Bisa Menabung

Cara Mengatur Gaji 5 Juta per Bulan. Foto hanya sebagai ilustrasi saja, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/SumUp.

Cara mengatur gaji 5 juta per bulan bisa dilakukan dengan skema anggaran keuangan pribadi. Dikatakan pula sebelumnya, gaya hidup yang diterapkan juga memengaruhi cara mengatur pengeluaran gaji dan keuangan seseorang.

Berikut cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji Rp5.000.000 per bulan agar tetap bisa menabung meskipun masih melajang. Beberapa informasinya tercantum dalam buku Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Tim Kreatif Media, (2024:5-13).

1. Rencanakan Anggaran Pengeluaran

Mengatur gaji merupakan persoalan merencanakan anggaran pengeluaran per bulan. Hal ini berlaku untuk pekerja dalam rentang gaji berapa pun. Karena anggaran pengeluaran akan memengaruhi kehidupan di masa ini dan masa depan.

Misalnya, pekerja bisa menggunakan sistem 50/30/20 untuk mengatur keuangan, maka 50% gaji (Rp2.500.000) untuk kebutuhan pokok dan keperluan sehari-hari.

30% dari gaji (Rp1.500.000) bisa dijadikan sebagai dana bebas untuk memenuhi keinginan, termasuk jajan. Lalu, sisihkan pula 20% (Rp1.000.000) untuk tabungan/investasi. Meski begitu, sistem atau skema rencana keuangan bisa disesuaikan kembali sesuai kebutuhan.

2. Menabung Lebih Awal, Jangan Menunggu Sisa Gaji

Pada usia sekolah, banyak yang diajarkan untuk menyimpan sisa uang jajan untuk ditabung. Hanya saja ketika dewasa, hal ini sulit untuk dilakukan.

Untuk itu, perlu mengubah pemikiran cara menabung. Menabunglah di awal, atau sesaat setelah gaji diterima. Setelah itu, jangan mencoba mengambil uang tabungan ketika dana mulai menipis. Disiplin dengan rencana keuangan adalah kuncinya.

3. Sandwich Gen: Pastikan Tetap Menabung meskipun Sedikit

Melajang bukan berarti tanpa tanggungan. Ada banyak pekerja di Indonesia yang menjadi sandwich generation yang perlu memenuhi kebutuhan orang tua atau adiknya.

Oleh karenanya, bisa mengubah skema rencana keuangan dengan mengubah persentase gaji yang akan dikeluarkan dalam sebulan. Pastikan tetap menabung meski dengan nominal yang tidak besar.

4. Terapkan Gaya Hidup Sederhana

Untuk dapat memenuhi rencana keuangan yang telah dibuat, gaya hidup juga perlu diperhatikan. Terapkanlah gaya hidup yang sederhana. Gaya hidup sederhana berarti tidak menghamburkan uang yang bersumber dari gaji.

Jika memungkinkan memasaklah di rumah. Jangan terlalu sering nongkrong dengan teman atau batasi bujet nongkrong. Travelling juga bisa direncanakan dalam 6 bulan hingga 1 tahun ke depan.

5. Hindari Utang dan Beli Barang Tidak Dibutuhkan

Penawaran dari sistem paylater, mungkin banyak yang terkesan menguntungkan. Nyatanya, ada bunga yang harus dibayar di bulan berikutnya.

Utang karena pay-later sudah akan memotong gaji di bulan berikutnya. Artinya, biaya pengeluaran bulan berikutnya juga ikut terpotong.

Selain itu, keinginan membeli barang saat gaji diterima tentu memenuhi pikiran dan hati. Pilahlah barang yang benar-benar harus dibeli karena dibutuhkan. Jangan membeli barang yang murah dan berfungsi hanya sesaat. Pengeluaran seperti ini akan berulang.

6. Bijak dalam Berlangganan Akun Premium

Saat ini banyak platform menyediakan akun langganan premium tanpa iklan. Mulai dari aplikasi mendengarkan musik, menonton video, OTT (aplikasi menonton film dan sebagainya), dan lainnya.

Jika mengikuti keinginan berlangganan, hal ini akan memberatkan. Bayangkan dalam sebulan untuk satu aplikasi dibutuhkan setidaknya Rp60.000-Rp150.000 untuk berlangganan. Ini akan menguras dana keinginan yang telah ditetapkan sebelumnya.

7. Catat Pengeluaran per Bulan

Selain melakukan dan disiplin pada skema anggaran pengeluaran, mencatat pengeluaran per bulan juga perlu untuk dilakukan. Hal ini sebagai evaluasi diri mengenai keuangan pribadi yang telah dikeluarkan.

Setelah mengetahui total pengeluaran dan jumlah sisa pengeluaran, sisa dari pengeluaran bulanan dapat ditambahkan dalam anggaran menabung bulanan.

Baca Juga: Cara Menghitung Gaji Bersih atau Take Home Pay untuk Perencanaan Keuangan

Dengan menerapkan cara mengatur gaji 5 juta per bulan alih-alih menghabiskan seluruh dana yang telah dialokasikan, sisa dari pengeluaran dapat menjadi sedikit tambahan tabungan. (Fitri A)