Konten dari Pengguna

6 Perbedaan HRD dan Personalia dalam Perusahaan

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan HRD dan Personalia. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Christina Wocintechchat.com
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan HRD dan Personalia. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Christina Wocintechchat.com

Sebagian orang menganggap HRD dan personalia serupa. Padahal ada sejumlah perbedaan HRD dan personalia yang cukup signifikan. Untuk itu, definisi HRD dan personalia penting untuk dipahami.

HRD dan personalia memang saling berkaitan. Hal inilah yang membuat sebagian orang menganggap bahwa HRD dan personalia sama.

Perbedaan HRD dan Personalia, Wajib Dipahami

Perbedaan HRD dan Personalia. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Campaign Creators

Dikutip dari Manajemen SDM (Strategi Organisasi Bisnis Modern), Zahari, dkk (2022:2), personalia adalah serangkaian aktivitas dalam pengelolaan SDM untuk bermacam urusan yang ada hubungannya secara administratif. Termasuk pengaturan hubungan industrial di antara organisasi atau perusahaan dengan karyawannya.

Adapun HRD adalah singkatan dari Human Resources Department. HRD merupakan divisi yang mengelola SDM, mulai dari proses perekrutan hingga mengembangkan potensi karyawan. Terdapat beberapa perbedaan HRD dan personalia sebagai berikut.

a. Tugas HRD

1. Rekrutmen dan Seleksi

HRD bertugas untuk mencari karyawan terbaik untuk bergabung dalam perusahaan. Proses rekrutmen yang dilakukan mencakup iklan lowongan pekerjaan, seleksi berkas, dan wawancara dengan calon karyawan.

2. Pelatihan dan Pengembangan

HRD juga bertugas untuk merancang program pelatihan dan pengembangan untuk karyawan baru dan karyawan lama. Pelatihan ini mencakup banyak hal, seperti keterampilan interpersonal, kemampuan teknis, dan lainnya.

3. Penilaian Kinerja Karyawan

Tugas berikutnya adalah memberikan evaluasi terhadap kinerja karyawan secara berkala. Dari penilaian tersebut, HRD dapat mengetahui sejauh mana karyawan telah mencapai target dan ekspektasi perusahaan.

b. Tugas Personalia

1. Pengarsipan Data Karyawan

Personalia bertugas untuk mengelola dan menyimpan data karyawan dengan rapi dan aman. Segala informasi seperti dokumen pribadi, kontrak kerja, riwayat kinerja, dan lainnya harus disimpan dengan baik dan mudah diakses.

2. Penyusunan Surat Perjanjian Kerja

Saat ada karyawan yang baru bergabung atau ada perubahan kontrak kerja, personalia akan menyusun surat perjanjian kerja yang jelas serta sesuai dengan peraturan perusahaan dan hukum yang berlaku.

3. Mengelola Sistem Absensi

Tugas personalia lainnya adalah mengelola sistem absensi. Dibutuhkan sistem absensi yang baik untuk dapat memastikan kehadiran karyawan secara akurat. Personalia bertugas memastikan sistem absensi berjalan lancar dan kehadiran semua karyawan tercatat dengan benar.

Baca juga: 3 Perbedaan Data Analyst dan Data Engineer dalam Dunia Kerja

Terdapat sejumlah perbedaan HRD dan personalia dalam perusahaan. Beberapa perbedaan tersebut adalah HRD bertugas melakukan rekrutmen dan seleksi karyawan baru, sedangkan personalia bertugas dalam pengarsipan data karyawan. (KRI)