Konten dari Pengguna

6 Tools Freelance Desain Grafis yang Perlu Ada di Komputer atau Laptop

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

6 Tools Freelance Desain Grafis. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Gaetano Sferrazza
zoom-in-whitePerbesar
6 Tools Freelance Desain Grafis. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Gaetano Sferrazza

Desain grafis merupakan bidang pekerjaan yang memiliki hubungan erat dengan aplikasi komputer, khususnya aplikasi untuk mendesain. Setidaknya, ada 6 tools freelance desain grafis yang menjadi favorit banyak desainer mencakup aplikasi grafis berbasis vektor atau piksel.

Tidak semua desainer memiliki enam tools tersebut. Namun, setiap desainer umumnya piawai menggunakan aplikasi grafis berbasis vektor dan piksel. Kepiawaian itu menunjang keperluan desainer untuk membuat desain yang sesuai dengan permintaan klien.

6 Tools Freelance Desain Grafis Lengkap dengan Gambaran Fungsinya

6 Tools Freelance Desain Grafis. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Timothy Exodus

Freelance graphic designer (desainer grafis lepas) merupakan pekerjaan yang membutuhkan kepiawaian dalam menggunakan aplikasi desain serta memahami maksud klien. Desainer grafis lepas umumnya perlu memiliki dan menguasai beberapa aplikasi desain.

Berikut ini adalah 6 tools freelance desain grafis yang lengkap dengan gambaran fungsinya sebagai referensi bagi desainer grafis lepas.

1. Adobe Illustrator

Adobe Illustrator merupakan aplikasi grafis dengan basis vektor. Dikutip dari buku Profesional dalam Graphic Design, Andreansyah, dkk. (2022: 136), Adobe Illustrator cocok digunakan untuk mengolah desain, seperti logo, merek, ilustrasi, dan juga desain tipografi.

2. Adobe InDesign

Adobe InDesign merupakan aplikasi grafis dengan basis tata letak. Aplikasi tersebut sering menjadi pilihan desainer untuk merancang tata letak halaman yang memiliki kaitan dengan publikasi, seperti buku, majalah, koran, poster, serta berbagai dokumen digital.

3. Adobe Photoshop

Adobe Photoshop merupakan aplikasi grafis dengan basis piksel. Mengutip dari buku yang sama karya, Andreansyah, dkk. (2022: 136), Adobe Photoshop cocok untuk mengerjakan jenis desain, seperti manipulasi foto, kolase digital, desain iklan, pengeditan foto, dan desain poster.

4. CorelDRAW

CorelDRAW merupakan aplikasi grafis dengan basis vektor. Aplikasi tersebut biasa menjadi sarana desainer grafis untuk membuat atau mengedit desain grafis vektor, seperti brosur, spanduk, logo, dan produk desain lainnya.

5. Figma

Dikutip dari buku Dasar-Dasar Desain Komunikasi Visual (DKV), Mamis, dkk. (2023: 7), Figma merupakan aplikasi desain kolaboratif berbasis web yang memungkinkan tim untuk bekerja sama secara realtime pada proyek desain. Aplikasi tersebut relatif populer bagi desainer UI/UX.

6. Sketch

Sketch juga merupakan aplikasi desain vektor populer bagi desainer UI/UX (User Interface/User Experience). Aplikasi tersebut memiliki fitur yang memadai untuk desain tampilan prototipe dan antarmuka.

Baca juga: 3 Perbedaan Bidang Kerja DKV dan Desain Grafis yang Sering Dianggap Sama

Enam tools freelance desain grafis dalam uraian di atas hanya sedikit dari sekian banyak aplikasi desain yang populer. Desainer grafis tidak harus memiliki keenam aplikasi tersebut. Namun, desainer perlu memilih aplikasi yang tepat untuk memenuhi permintaan klien. (AA)