8 Ide Usaha Makanan Ringan untuk Usia Lanjut supaya Tetap Produktif di Masa Tua
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Usia lanjut sekitar 60 tahun ke atas tetap dapat produktif di masa tua dengan mengembangkan usaha sederhana, contohnya usaha makanan ringan. Ide usaha makanan ringan untuk usia lanjut mencakup banyak jenis kudapan.
Lansia sebagai pelaku usaha dapat mengikuti perkembangan zaman untuk memahami kudapan yang sedang tren di masa kini. Salah satu contoh adalah mengetahui keberadaan tren kudapan sehat yang rendah gula.
8 Ide Usaha Makanan Ringan untuk Usia Lanjut
Manusia sebagai makhluk hidup selalu membutuhkan makan agar dapat tumbuh, berkembang, serta mempertahankan kehidupannya. Selain makan makanan pokok (makanan berat), beberapa orang juga menyukai makanan ringan di sela-sela jam makan berat.
Dikutip dari buku Pengelolaan Usaha Boga Edisi II, Indani dan Laili (2018: 41 – 42), makanan yang dianggap makanan ringan adalah sesuatu yang dimaksudkan untuk menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu, memberi sedikit suplai energi ke tubuh, atau sesuatu yang dimakan untuk dinikmati rasanya.
Minat manusia untuk mengonsumsi makanan ringan merupakan peluang bisnis, baik bagi anak muda maupun lansia (lanjut usia). Berikut ini adalah delapan ide usaha makanan ringan untuk usia lanjut.
1. Bolu Kukus
Bolu kukus merupakan kudapan yang memiliki banyak penggemar mulai dari anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Lansia dapat membuat dan menjual bolu kukus dengan tampilan unik, baik menggunakan cup kecil maupun loyang besar.
2. Moci Es Krim
Moci es krim juga dapat menjadi ide usaha makanan ringan. Cara membuat makanan tersebut relatif mudah karena hanya perlu membuat kulit moci dan membeli es krim ukuran ember untuk menjadi isiannya.
3. Jus Buah Beku
Jus buah beku merupakan ide kudapan yang rendah gula. Lansia dapat membuat jus aneka buah beku tanpa menambahkan gula dan air. Jadi, tekstur jus kental serta rasa manis dan asamnya alami dari buah.
4. Keripik Sayur
Keripik sayur merupakan makanan ringan yang sedang tren di masa sekarang. Lansia dapat menjual keripik sayur hasil buatan sendiri atau menjadi reseller dari produsen keripik sayur.
5. Pisang Goreng Krispi
Pisang goreng merupakan kudapan yang tersedia sepanjang masa di Indonesia karena buah pisang tidak terbatas pada musim tertentu. Supaya lebih menarik, pisang goreng dapat dibuat krispi dan ditambah cokelat aneka rasa.
6. Risol Mayones
Risol mayones merupakan kudapan yang memiliki banyak penggemar. Risol mayones dapat berupa daging sapi asap, telur rebus, dan keju. Lansia dapat menjualnya dalam kondisi matang atau beku (frozen food).
7. Salad Buah
Jika tidak ingin memasak, salad buah dapat menjadi ide usaha makanan ringan yang proses membuatnya praktis. Salad buah hanya membutuhkan proses mencuci buah, memotong, menata, dan membubuhkannya dengan saus mayones manis.
8. Siomai Dimsum
Pilihan ide makanan ringan yang kedelapan adalah siomai dimsum. Penganan ini memiliki cita rasa gurih khas daging ayam dan udang. Jika ingin membuatnya lebih menarik, lansia dapat membuat siomai dimsum tanpa tambahan MSG (Monosodium Glutamat).
Baca juga: 5 Pekerjaan untuk Usia 55 Tahun ke Atas di Luar Negeri bagi Pensiunan
Delapan poin di atas dapat menjadi referensi usaha makanan ringan untuk usia lanjut. Selain usia lanjut, anak muda yang ingin mencoba bisnis kuliner pun dapat menjadikannya sebagai referensi. (AA)