Konten dari Pengguna

Apakah Surat Lamaran Kerja Harus Tulis Tangan dan Isinya Apa? Ini Panduannya

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah Surat Lamaran Kerja Harus Tulis Tangan? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Scott Graham
zoom-in-whitePerbesar
Apakah Surat Lamaran Kerja Harus Tulis Tangan? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Scott Graham

Membuat surat lamaran kerja merupakan salah satu tahap awal ketika ingin melamar pekerjaan. Masih banyak yang bertanya dan kebingungan apakah surat lamaran kerja harus tulis tangan atau boleh diketik.

Selain itu, masih banyak pelamar kerja yang kebingungan mengenai isi dari surat lamaran kerja. Sebenarnya ada beberapa hal yang wajib dicantumkan dalam surat lamaran kerja agar surat tersebut terlihat lebih profesional dan menyampaikan tujuan lamaran kerja.

Apakah Surat Lamaran Kerja Harus Tulis Tangan dan Isinya Apa? Ini Ulasan Lengkapnya untuk Panduan

Apakah Surat Lamaran Kerja Harus Tulis Tangan? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Scott Graham

Dikutip dari buku Pedoman Lengkap Menulis Surat, Adlan Ali & Tanzili, (2006), surat lamaran kerja merupakan surat resmi yang dibuat oleh seseorang yang sedang mencari pekerjaan.

Berhubungan dengan surat lamaran kerja, masih sering muncul pertanyaan apakah surat lamaran kerja harus tulis tangan atau boleh diketik. Beberapa tahun lalu, surat lamaran kerja yang ditulis tangan dianggap lebih personal dan menunjukkan keseriusan pelamar. Lalu

Namun, seiring perkembangan zaman, kebanyakan perusahaan kini lebih menerima surat lamaran yang diketik. Alasannya, surat ketik lebih rapi, mudah dibaca, dan terlihat lebih profesional.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa ada beberapa kondisi di mana surat lamaran tulisan tangan masih diperlukan. Misalnya, jika perusahaan secara spesifik memintanya atau jika melamar ke instansi yang lebih tradisional. Jika tidak ada ketentuan khusus, surat lamaran diketik lebih disarankan.

Lalu, sebenarnya apa saja isi dari surat lamaran yang benar? Secara umum, ada beberapa poin yang wajib ada dalam membuat surat lamaran kerja. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Tanggal Pembuatan Surat

Tanggal surat lamaran dibuat penting untuk menunjukkan kapan lamaran dikirim. Format penulisan tanggal disesuaikan dengan kebiasaan perusahaan, misalnya 22 April 2025 atau 22/04/2025.

2. Perusahaan Tujuan dan Alamat

Tulis nama perusahaan dan alamat lengkapnya. Jika diketahui, cantumkan nama HRD atau pihak yang bertanggung jawab dalam rekrutmen.

3. Salam Pembuka

Gunakan salam formal, seperti "Dengan hormat," atau "Kepada Yth.," diikuti nama penerima jika diketahui.

4. Paragraf Pembuka

Sebutkan posisi yang dilamar dan sumber informasi lowongan, apakah dari iklan, website, atau rekomendasi. Contoh:

"Berdasarkan informasi lowongan di Instagram, saya berminat melamar sebagai admin pemasaran di CV XYZ."

5. Paragraf Inti

Bagian ini berisi penjelasan singkat mengenai kualifikasi, pengalaman, dan keahlian yang relevan dengan pekerjaan. Hindari menyalin CV, tetapi sorot pencapaian terbesar. Contoh:

"Selama 3 tahun bekerja sebagai admin, saya berhasil meningkatkan penjualan sebesar 20% melalui strategi pemasaran digital."

6. Paragraf Penutup

Sampaikan harapan untuk diundang wawancara dan terima kasih. Contoh:

"Saya berharap dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai kontribusi yang dapat diberikan. Terima kasih atas perhatiannya."

7. Salam Penutup dan Tanda Tangan

Gunakan "Hormat saya," atau "Salam," diikuti nama jelas dan tanda tangan (jika dikirim fisik). Untuk lamaran online, cukup nama tanpa tanda tangan.

Baca juga: 7 Langkah Cara Nego Gaji saat Perpanjang Kontrak agar Dipertimbangkan

Jadi, kesimpulannya jawaban dari pertanyaan apakah surat lamaran kerja harus tulis tangan adalah tidak jika memang tidak ada ketentuan khusus dari perusahaan yang dilamar. (WWN)