Konten dari Pengguna

Bagaimana Jika Perusahaan Tidak Menetapkan K3? Inilah 6 Akibatnya

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

bagaimana jika perusahaan tidak menerapkan k3. Foto Hanya Ilustrasi Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Pixabay/fierzfotos
zoom-in-whitePerbesar
bagaimana jika perusahaan tidak menerapkan k3. Foto Hanya Ilustrasi Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Pixabay/fierzfotos

K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah upaya untuk mencegah kecelakaan kerja. Lantas, bagaimana jika perusahaan tidak menetapkan K3?

Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 merupakan aturan di lingkungan kerja yang bisa menciptakan tempat kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Kelalaian dalam menetapkan sistem ini dapat berujung pada kerugian besar.

Lantas, Bagaimana Jika Perusahaan Tidak Menetapkan K3?

bagaimana jika perusahaan tidak menerapkan k3. Foto Hanya Ilustrasi Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Pixabay/TheDifitalArtist

Dikutip dari Buku Pengenalan Dasar-Dasar Kesehatan & Keselamatan Kerja, H. Alief Maulana, (2024: 21), pengertian K3 adalah upaya yang bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan fisik, mental, dan sosial yang setinggi-tingginya bagi pekerja di semua jenis pekerjaan.

Tidak adanya K3 dalam operasional perusahaan bisa memberikan pengaruh yang besar. Lalu, bagaimana jika perusahaan tidak menetapkan K3?

1. Meningkatnya Risiko Kecelakaan Kerja

Tanpa standar operasional keselamatan, karyawan lebih rentan mengalami cedera. Ini bisa berupa luka ringan sampai kecelakaan fatal yang bisa menyebabkan cacat bahkan kematian.

2. Produktivitas Menurun

Selanjutnya, tidak adanya dampak lain K3 dalam perusahaan adalah berkurangnya produktivitas dari tenaga kerja. Karyawan yang merasa tidak aman, akan bekerja dengan cemas dan tidak fokus. Selain itu, jika terjadi insiden, operasional kerja juga bisa terganggu.

3. Kerugian Finansial

Kecelakaan kerja bisa menyebabkan perusahaan harus menanggung biaya pengobatan, kompensasi korban, dan juga kerusakan peralatan. Ini belum termasuk potensi adanya denda dari pemerintah.

4. Reputasi Perusahaan Tercoreng

Perusahaan yang sering mengalami kecelakaan kerja akan sulit menarik investor, dan juga calon tenaga kerja. Reputasi buruk perusahaan bisa berdampak untuk jangka panjang.

5. Meningkatkan Risiko Pelanggaran Regulasi

Dengan tidak adanya prosedur K3, maka tenaga kerja nantinya kurang memahami regulasi dan juga ketentuan tertentu. Hal ini dapat dikatakan sebagai bentuk pelanggaran peraturan.

6. Kerugiaan Bagi Perusahaan dan Tenaga Kerja

Kelalaian tidak menerapkan K3 bisa membuat kerugian yang cukup besar bagi perusahaan. Ini ada kaitannya dengan beberapa poin di atas, yaitu berkurangnya produktivitas dan performa tenaga kerja.

Baca juga: Konsep 3P dalam Sistem Penggajian Karyawan

Demikian pembahasan mengenai bagaimana jika perusahaan tidak menetapkan K3. Kesimpulannya, K3 adalah sistem yang perlu diterapkan perusahaan untuk memiliki produktivitas lebih tinggi, loyalitas karyawan, hingga mengurangi risiko kerugian yang jauh lebih tinggi. (ERI)