Bagaimana Pekerjaan Virtual Assistant? Ini Deskripsi Tugas dan Kisaran Gajinya
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Virtual assistant merupakan pekerjaan populer di era perkembangan teknologi seperti saat ini. Pekerjaan tersebut memiliki peran penting bagi operasional perusahaan atau klien. Sebenarnya, bagaimana pekerjaan virtual assistant?
Pekerjaan virtual assistant atau asisten virtual mencakup berbagai macam tugas sesuai dengan kesepakatan pekerja dengan perusahaan atau klien. Salah satu tugas yang paling umum adalah mengurus keperluan administrasi klien.
Bagaimana Pekerjaan Virtual Assistant? Ini Deskripsi Tugasnya
Asisten virtual merupakan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan administrasi, komunikasi, serta manajemen waktu. Pekerjaan tersebut kian populer seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
Lantas, bagaimana pekerjaan virtual assistant? Asisten virtual bekerja dengan cara membantu pihak yang menggunakan jasanya (perusahaan atau klien perorangan) untuk menyelesaikan tugas profesional.
Dikutip dari buku Make Money – Cara Menghasilkan Uang di Era Digital: Panduan Monetisasi Online, Putra (2025), asisten virtual dapat bekerja untuk individu, startup, atau perusahaan besar yang ingin menghemat waktu dan biaya operasional.
Asisten virtual dapat membantu klien untuk menyelesaikan tugas administratif, teknis, dan/atau kreatif. Beberapa contoh tugas asisten virtual, yaitu:
Mengatur jadwal klien;
Membalas surat elektronik;
Mengelola media sosial;
Melakukan entri data;
Membantu pemasaran; atau
Menjawab pertanyaan pelanggan.
Kisaran Gaji Asisten Virtual
Asisten virtual umumnya bekerja secara online atau tidak tatap muka. Walaupun demikian, asisten virtual perlu selalu stand by untuk menerima tugas dari klien.
Tanggung jawab untuk stand by dan melakukan rangkaian tugas dari klien membuat gaji asisten virtual sangat beragam. Asisten virtual pemula dapat memperoleh gaji sekitar Rp2.000.000 sampai dengan Rp5.000.000 per bulan.
Gaji tersebut dapat terus meningkat sesuai dengan kemampuan serta beban tugas dari asisten virtual. Asisten virtual dapat mencoba untuk terus meningkatkan kualitas diri agar gaji bisa ikut meningkat, misalnya:
Loyalitas kepada klien;
Kemampuan berbahasa asing;
Kemampuan komunikasi;
Kemampuan manajemen konflik; serta
Kemampuan dalam menjalin hubungan kerja dengan rekan kerja klien.
Baca juga: 6 Skill yang Dibutuhkan Virtual Assistant untuk Kelancaran Pekerjaan
Jadi, bagaimana pekerjaan virtual assistant? Asisten virtual membantu klien dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Tugas tersebut umumnya memiliki penjabaran spesifik saat proses rekrutmen atau wawancara. (AA)