Cara Menghitung Gaji Nett untuk Diterima Karyawan
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada dua jenis gaji di perusahaan, yaitu gaji nett atau bersih dan bruto atau kotor. Cara menghitung gaji nett dimulai dari mengetahui gaji kotornya terlebih dahulu.
Setelah mengetahui gaji kotor, langkah-langkah selanjutnya bisa dilakukan. Dengan demikian, karyawan dapat mengetahui besaran gaji yang akan dibawa pulang ke rumah.
Cara Menghitung Gaji Nett yang Dibawa Pulang
Menurut buku Pemahaman Manajemen Sumber Daya Manusia, Arif Yusuf Hamali, S.S., M.M. (2023: 80), gaji merupakan kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan karena pelepasan tanggung jawab atas pekerjaan.
Seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu jenis gaji adalah gaji bersih. Tentu besaran gaji tersebut berbeda dengan kotornya. Berikut cara menghitung gaji nett untuk diketahui.
1. Mengetahui Gaji Kotor Terlebih Dahulu
Langkah pertama adalah mengetahui besaran gaji kotor terlebih dahulu yang telah ditetapkan perusahaan. Ini meliputi gaji pokok, bonus, tunjangan, uang lembur, dan aspek-aspek lain bila ada.
2. Menghitung Total Potongan
Selanjutnya, beragam besaran potongan perlu diketahui. Potongan-potongan ini bisa mencakup beragam aspek. Contohnya adalah pajak penghasilan atau PPh 21, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan lain sebagainya. Lalu, jumlahkan semuanya.
3. Menghitung Gaji Bersih
Bila sudah melakukan dua langkah di atas, maka gaji kotor bisa dikurangi dengan total potongan yang telah dihitung. Hasilnya adalah gaji bersih yang dibawa pulang oleh karyawan.
Contoh Menghitung Gaji Bersih
Contoh menghitung gaji bersih diperlukan supaya bisa memahami cara di atas. Inilah salah satunya.
Seorang karyawan mempunyai gaji pokok sebesar Rp7.000.000 dengan tunjangan sebesar Rp2.000.000 dan uang lembur sebanyak Rp1.000.000. Berapakah gaji bersihnya bila potongan yang dimiliki adalah PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan?
Total gaji kotor: Rp7.000.000 + Rp2.000.000 + Rp1.000.000 = Rp10.000.000
Jumlah pajak PPh 21: 5% x Rp10.000.000 = Rp500.000
BPJS Kesehatan: 1% x Rp10.000.000 = Rp100.000
BPJS Ketenagakerjaan: 2% x Rp10.000.000 = Rp200.000
Total potongan: Rp800.000
Gaji bersih: Rp10.000.000 – Rp800.000 = Rp9.200.000
Baca juga: Apakah Izin Kerja Gaji Dipotong? Ini Penjelasan yang Harus Dipahami Karyawan
Itulah cara menghitung gaji nett atau bersih beserta contohnya. Semoga dapat membantu karyawan untuk mengetahui besaran gaji yang didapatkan. (LOV)