Cara Menghitung Staff Cost atau Biaya Staff dalam Sebuah Perusahaan
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu hal yang harus diperhatikan dengan baik oleh perusahaan adalah staff cost atau dikenal juga dengan biaya staff. Hal tersebut yang membuat bagian keuangan pada perusahaan wajib mengetahui bagaimana cara menghitung staff cost.
Biaya merupakan komponen penting untuk melihat apakah perusahaan dalam periode tersebut menghasilkan laba atau tidak. Jika biaya lebih besar dari pendapatan, maka bisa dipastikan perusahaan akan mengalami kerugian.
Cara Menghitung Staff Cost atau Biaya Staff
Dikutip dari buku Akuntansi Biaya, Elna M Pattinaja dkk., (2023), staff cost juga bisa diartikan sebagai biaya tenaga kerja, yaitu harga atau jumlah rupiah yang dibayarkan kepada pekerja atau karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut, khususnya di bagian produksi.
Pemahaman yang tepat tentang perhitungan staff cost membantu perusahaan dalam menyusun anggaran, mengevaluasi efisiensi operasional, dan mengambil keputusan strategis terkait sumber daya manusia.
Lalu, pertanyaannya adalah bagaimana cara menghitung staff cost atau biaya staff? Sebelum melakukan perhitungan, perlu dipahami terlebih dahulu komponen-komponen yang termasuk dalam staff cost. Beberapa elemen utama yang membentuk biaya staff antara lain:
1. Gaji Pokok
Pembayaran tetap yang diterima karyawan setiap bulan sesuai kontrak kerja.
2. Tunjangan
Tambahan di luar gaji pokok, seperti tunjangan transportasi, makan, kesehatan, atau perumahan.
3. Bonus dan Insentif
Pembayaran tambahan berdasarkan kinerja, seperti bonus tahunan, komisi, atau profit sharing.
4. Pajak Penghasilan (PPh 21)
Pajak yang harus dibayarkan perusahaan atas penghasilan karyawan.
5. Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan
Kontribusi wajib yang dibayarkan perusahaan untuk jaminan sosial tenaga kerja.
6. Biaya Rekrutmen dan Pelatihan
Pengeluaran untuk proses seleksi, onboarding, serta pengembangan kompetensi karyawan.
7. Biaya Lainnya
Fasilitas tambahan, seperti asuransi swasta, uang lembur, atau biaya pensiun.
Untuk menghitung total biaya staff dalam sebuah perusahaan, beberapa langkah perlu dilakukan secara sistematis. Pertama adalah menghitung besaran setiap komponen yang diberikan kepada karyawan.
Jika sudah, nantinya tinggal menjumlahkan semua komponen untuk masing-masing karyawan dan dilanjutkan dengan menjumlahkan untuk seluruh karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut.
Baca jugga: 4 Akibat Hukum Pembubaran Suatu Perseroan yang Dapat Terjadi
Staff cost tidak hanya mencakup gaji pokok, tetapi juga berbagai komponen lain, seperti tunjangan, pajak, iuran BPJS, dan biaya tambahan. Perhitungan yang akurat membantu perusahaan dalam mengelola keuangan secara optimal, sehingga perusahaan wajib mengetahui cara menghitung staff cost. (WWN)