Cara Menjadi Bos di Usia Muda dan Memimpin Bisnis Mandiri
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memimpin bisnis mandiri, terutama di usia muda bukanlah hal yang tidak mungkin saat ini. Cara menjadi bos di usia muda serta memimpin bisnis perlu kemauan dan ambisi tinggi sejak usia sekolah.
Perasaan akan haus tentang informasi dan eksplorasi diri seluas-luasnya perlu diterapkan ketika di usia sekolah. Lingkungan pergaulan serta relasi juga menjadi faktor penting penentu masa depan pribadi seseorang.
Cara Menjadi Bos di Usia Muda dan CEO Bisnis Sendiri
Secara singkat, cara menjadi bos di usia muda serta memimpin atau memiliki bisnis sendiri membutuhkan nyali dan disiplin pada diri. Mengatur waktu dan cara bergaul juga membantu membuka koneksi untuk merintis bisnis.
Berikut adalah kiat untuk menjadi bos, pemimpin, dan pemilik bisnis sendiri di usia muda. Beberapa tipnya dikutip dari Be Your Own Bos Now: Jurus Kaya Raya & Jadi Bos Diri Sendiri Sejak Muda, Heriyanto Tandra (2010:124-125).
1. Mulai dari Usia Sekolah
Seperti dikatakan di atas, menjadi bos di usia muda, harus diawali dari ambisi dan keinginan ketika di bangku sekolah. Misalnya, ketika SMP, calon bos muda bisa berambisi masuk SMA yang bagus dan menargetkan kuliah di jurusan bisnis atau pemasaran.
2. Buat Visi Kehidupan dan Bisnis yang Jelas
Ketika keinginan tersebut tercipta, calon bos muda bisa membuat visi kehidupan dan rencana bisnis yang akan ditekuni. Buatlah visi yang besar dan fleksibel atas bisnis yang akan digeluti agar cocok dengan kemajuan zaman dan teknologi.
3. Belajar dan Eksplorasi Diri
Giatlah belajar dan eksplorasi diri. Bentuk kegiatan yang bisa dilakukan di antaranya, membaca buku, serta mengakses informasi mengenai bisnis dan cara jadi pemimpin yang baik. Jika bisa, terapkan dalam organisasi sekolah, mahasiswa, atau lingkungan masyarakat.
4. Bergaul dengan Orang-Orang yang Positif
Tip selanjutnya, yakni bergaul dengan orang yang positif. Dengan berada di lingkungan positif dan mendukung cita-cita menjadi bos muda dan pemilik bisnis, calon bos muda bisa mengembangkan diri dengan baik.
Selain itu, orang-orang yang punya pemikiran dan aktivitas yang positif dapat dijadikan sebagai relasi bisnis di kemudian hari. Tentu perlu menjalin hubungan yang baik dengan orang seperti ini.
5. Cari Pendanaan Merintis Bisnis dan Atur Keuangan
Merintis bisnis di usia mudah ialah menyoal modal. Orang muda biasanya kesulitan mencari modal karena baru dalam industri dan kurang relasi dengan orang “berduit”. Tetapi hal ini bisa diatasi.
Modal merintis bisnis, tidaklah sedikit. Selain dari menyisihkan uang jajan, calon bos dan pebisnis muda bisa menyimpan keuntungan hasil berdagang kecil-kecilan untuk bisnis yang lebih besar.
Hadiah dari kontes atau wirausaha kreatif yang digelar oleh perusahaan besar juga bisa jadi pendanaan untuk merintis bisnis. Buatlah rencana bisnis yang kreatif untuk memenangkannya.
Hadiah untuk pemenang dapat digunakan sebagai modal usaha yang sesungguhnya.
6. Mulai dari Tim Kecil yang Solid
Ketika memulai merintis bisnis dan jadi bos muda, mulailah dengan tim kecil yang solid. Tim kecil bisa terbentuk dari 2 atau 3 orang dengan memaksimalkan deskripsi pekerjaan. Melakukan evaluasi di masa awal merintis bisnis tentu harus sering dilakukan.
7. Etos Kerja Tinggi, Timbulkan Loyalitas
Budayakan etos kerja tinggi dalam tim kecil yang baru dibentuk juga jadi cara menjadi bos muda pemimpin bisnis mandiri. Etos kerja dan menghargai privasi akan menimbulkan kepercayaan dan loyalitas antarpekerja.
8. Gagal, Bangkit, dan Jangan Takut Jatuh Lagi
Setelah mulai merintis bisnis dan jadi bos muda, selalu persiapkan diri akan kemungkinan yang terjadi pada bisnis. Jangan takut untuk gagal dan senantiasa terus bangkit ketika jatuh dalam keterpurukan, adalah nilai yang bisa diterapkan oleh calon bos muda.
Baca Juga: Bolehkah Bos Menghubungi Karyawan di Luar Jam Kerja? Ini Penjelasannya
Cara menjadi bos di usia muda sekaligus memimpin bisnis mandiri dapat dijadikan sebagai panduan. Khususnya dalam menemukan formulasi diri menjadi pemimpin dan bos di usia muda untuk bisnis yang dibangun. (Fitri A)