Konten dari Pengguna

Cara Pamitan Keluar Kerja yang Sopan di Grup WhatsApp

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Pamitan Keluar Kerja. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya, Sumber Unsplash Deeksha Pahariya
zoom-in-whitePerbesar
Cara Pamitan Keluar Kerja. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya, Sumber Unsplash Deeksha Pahariya

Grup WhatsApp umum dimiliki oleh karyawan yang bekerja di berbagai instansi. Di grup ini, pegawai bisa menyampaikan permohonan pamit saat akan keluar dari instansi tersebut. Ada cara pamitan keluar kerja yang sopan untuk disampaikan di grup tersebut.

Cara ini memuat berbagai langkah mudah untuk berpamitan, namun tetap santun dan terkesan profesional. Jadi, pegawai tersebut tetap bisa meninggalkan kesan baik meski tak lagi bekerja di sana.

Cara Pamitan Keluar Kerja yang Sopan untuk Diterapkan

Cara Pamitan Keluar Kerja. Foto Hanya Ilustrasi, Bukan Sebenarnya. Sumber Unsplash Dima Solomin

Menurut whatsapp.com, WhatsApp merupakan apliikasi berkirim pesan serta panggilan yang aman, sederhana, dan reliabel. Menariknya, aplikasi ini bisa diunduh ke ponsel di seluruh dunia secara gratis.

WhatsApp sering digunakan oleh pegawai instansi untuk membuat grup kerja sehingga koordinasi bisa berjalan dengan lebih baik. Pegawai juga bisa berpamitan di grup tersebut bila hendak keluar dari perusahaan. Berikut adalah cara pamitan keluar kerja yang sopan di sana.

1. Menyampaikan Salam dan Identitas

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyampaikan salam. Setelah salam, nama dan divisi juga bisa disampaikan untuk mengantisipasi ketidaktahuan pegawai lain akan identitas. Terlebih lagi bila pegawai tersebut tak menyimpan nomornya di ponsel.

2. Menulis Maksud

Setelah salam dan identitas disampaikan, maksud pesan bisa ditulis. Artinya, pegawai bisa menulis bahwa dirinya akan mengundurkan diri serta kapan hari dan tanggal terakhir bekerja.

3. Menjelaskan Alasan

Alasan pengunduran diri juga perlu disampaikan agar tak menimbulkan pertanyaan. Alasan tersebut cukup ditulis dengan singkat dan profesional tanpa perlu bertele-tele agar tak terkesan berlebihan.

4. Mengucapkan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

Terima kasih dan permohonan maaf harus diucapkan sebagai bentuk saling menghargai antarpegawai. Hal ini juga dapat meningkatkan profesionalitas dan kesan sopan.

5. Menawarkan Bantuan

Pegawai yang hendak keluar dari instansi bisa menawarkan bantuan selama masa transisi. Bantuan ini diperlukan agar pegawai bisa keluar tanpa membawa beban lagi.

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Lingkungan Kerja yang Tidak Nyaman dengan Tepat

Itulah cara pamitan keluar kerja yang sopan dan profesional. Cara ini bisa langsung diterapkan jika berencana mengundurkan diri dari pekerjaan yang sedang dijalani. (LOV)