Contoh Surat PHK Karyawan dan Tip Memberikannya
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memutuskan hubungan kerja atau PHK adalah proses yang tidak mudah, baik untuk perusahaan maupun karyawan. Salah satu dokumen yang harus ada dalam proses PHK adalah surat PHK. Contoh surat PHK karyawan yang benar wajib diketahui oleh bagian sumber daya manusia.
Pemberian surat PHK yang benar tentu membuat informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Selain itu, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan ketika memberikan surat PHK kepada karyawan.
Contoh Surat PHK Karyawan untuk Referensi
Sebelum membahas contoh surat PHK karyawan, perlu mengenal lebih dulu istilah PHK. Dikutip dari Buku Pintar Kerja Terkena PHK, Tim Visi Yustisia (2015), PHK merupakan pengakhiran hubungan kerja karena satu dan lain hal tertentu.
Pemutusan hubungan kerja ini mengakhiri hak dan kewajiban antara pekerja dengan pemberi kerja atau perusahaan. Pada proses PHK, salah satu dokumen yang harus diberikan adalah surat PHK. Berikut contoh suratnya untuk referensi.
KOP SURAT
Nomor: 001/007/Contoh
Dengan ini,
Diberitahukan kepada:
Nama: Rifai
Jabatan: Staff Keuangan
Perusahaan X dengan ini memutuskan untuk mengakhiri kontrak kerja yang terjalin dengan Saudara Rifai terhitung sejak 1 Agustus 2025, sesuai berakhirnya kontrak kerja. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan beberapa hal penting, salah satunya kinerja selama satu tahun terakhir.
Demikian surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini disampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya, diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Surakarta, 8 Juli 2025
Hormat kami,
Putra Abdullah
Tip Memberikan Surat PHK kepada Karyawan
Berikut beberapa tip untuk memberikan surat PHK kepada karyawan. Dengan tip ini, proses PHK dapat berjalan lebih baik.
1. Sampaikan Secara Langsung dan Privat
Pemberian surat PHK sebaiknya dilakukan dalam pertemuan tatap muka, bukan melalui email atau pesan singkat. Hal ini menunjukkan penghargaan terhadap karyawan.
2. Gunakan Bahasa yang Sopan dan Profesional
Hindari kata-kata yang menyudutkan. Fokus pada fakta dan alasan yang jelas tanpa menimbulkan kesan negatif.
3. Berikan Waktu untuk Bertanya
Karyawan memerlukan klarifikasi tentang hak-hak atau prosedur setelah PHK. Berikan kesempatan untuk berdiskusi.
Baca juga: 2 Cara Membuat Surat Izin untuk Usaha Dagang yang Mudah Dilakukan
Surat PHK bukan sekadar pemberitahuan, tetapi dokumen hukum yang melindungi hak kedua belah pihak. Dengan memahami contoh surat PHK karyawan yang tepat serta cara penyampaiannya, perusahaan dapat meminimalkan konflik dan menjaga reputasi. (WWN)