Indisipliner: Pengertian, Contoh, dan Solusinya dalam Dunia Kerja
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indisipliner adalah salah satu istilah yang tidak asing di dunia kerja. Indisipliner merupakan tindakan negatif yang dilarang untuk dilakukan. Selain bisa merugikan karyawan, indisipliner juga bisa merugikan perusahaan.
Memahami dengan baik apa itu indisipliner, seperti apa contoh dan bagaimana menghindarinya sangat penting bagi setiap karyawan. Dengan begitu, proses kerja bisa berlangsung aman, nyaman dan tentu saja tidak merugikan siapa pun.
Indisipliner Adalah Tindakan Negatif, Simak Pengertian, Contoh dan Solusi bagi Karyawan
Menurut buku Kamus Kata-Kata Serapan Asing dalam Bahasa Indonesia, Yus Badudu (2003:151), indispliner adalah ketidakpatuhan pada tata tertib yang berlaku. Ini bisa terjadi di mana saja, termasuk perusahaan.
Selain memahami pengertian indisipliner, setiap karyawan di perusahaan juga perlu mengetahui apa saja contoh dan bagaimana solusi dari tindakan ini. Berikut penjelasan lengkapnya!
1. Contoh Tindakan Indisipliner
Indisipliner bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Bentuk indisipliner secara langsung adalah tindakan yang menyebabkan rasa tidak nyaman bagi rekan kerja maupun atasan.
Contohnya adalah karyawan yang datang terlambat ke kantor atau tidak masuk kerja tanpa izin.
Indisipliner tidak langsung merupakan tindakan negatif yang kurang terlihat, namun tetap menyebabkan dampak yang negatif. Contohnya sengaja mengerjakan tugas dengan lambat untuk menghindari tugas berikutnya.
Contoh lainnya adalah tindakan mengolok-olok rekan kerja atau melakukan sesuatu yang menyebabkan lingkungan kerja menjadi tidak nyaman.
2. Solusi Mengatasi Indisipliner di Lingkungan Kerja
Untuk mengatasi indisipliner, dibutuhkan langkah korektif dan preventif. Langkah preventif atau pencegahan bisa dilakukan dengan membuat aturan yang transparan dan jelas. Perusahaan juga perlu membangun lingkungan kerja yang baik dan positif.
Dari segi korektif, langkah yang bisa dilakukan sebagai solusi adalah dengan memberikan teguran dan sanksi secara konsisten. Perusahaan juga bisa memberikan dukungan dan bimbingan bagi karyawan yang bermasalah.
Jika ada karyawan yang terus menerus melakukan tindakan indisipliner setelah perusahaan melakukan langkah preventif dan korektif yang benar, maka langkah akhir yang bisa dilakukan adalah dengan pemberhentian (PHK/Pemutusan Hubungan Kerja).
Baca Juga: Indisipliner: Pengertian dan Cara Mengatasinya di Perusahaan
Indisipliner adalah sebuah tindakan yang merugikan. Memahami dengan baik contoh dan solusinya perlu diketahui oleh karyawan maupun perusahaan demi lingkungan kerja yang lebih positif. (DS)