Konten dari Pengguna

Kenapa Kerja di Indonesia Dibatasi Umur? Cek Penjelasannya di Sini

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa Kerja di Indonesia Dibatasi Umur? Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/KOBU Agency
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Kerja di Indonesia Dibatasi Umur? Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/KOBU Agency

Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pekerja di Indonesia adalah kenapa kerja di Indonesia dibatasi umur. Pertanyaan ini dapat dijawab dengan melihat beberapa faktor yang ada.

Kebijakan pembatasan usia dalam melamar pekerjaan bukanlah kebijakan tanpa dasar. Kebijakan ini berhubungan dengan efisiensi, citra perusahaan, produktivitas, serta keamanan.

Kenapa Kerja di Indonesia Dibatasi Umur? Ini Penjelasannya

Kenapa Kerja di Indonesia Dibatasi Umur? Foto Hanya Ilustrasi. Bukan Sebenarnya. Sumber Foto: Unsplash.com/The Connected Narrative

Dikutip dari Buku Referensi Kebijakan Bisnis, Dindin Abdurohim dkk. (2024), rekrutmen merupakan tahapan krusial dalam menemukan, mengidentifikasi, dan menarik orang yang tepat untuk bergabung dengan perusahaan.

Agar mendapatkan orang yang tepat untuk mengisi posisi kosong, perusahaan memberikan berbagai persyaratan kepada pelamar kerja. Salah satu yang menjadi sorotan adalah persyaratan umur atau usia.

Banyak orang mempertanyakan kenapa kerja di Indonesia dibatasi umur. Berikut beberapa alasan adanya pembatasan usia dalam proses rekrutmen sebagian besar perusahaan di Indonesia.

1. Menghindari Pekerja Anak di Bawah Umur

Pembatasan usia minimal bertujuan memastikan pelamar memenuhi syarat hukum sebagai tenaga kerja. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 1 Ayat 26, anak didefinisikan sebagai individu berusia di bawah 18 tahun.

2. Pertimbangan Keselamatan Kerja

Beberapa posisi pekerjaan membutuhkan ketahanan fisik dan mental yang optimal. Usia produktif (biasanya 18–35 tahun) dinilai lebih mampu beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan berat, jadwal shift, atau lingkungan kerja berisiko. Pembatasan usia membantu perusahaan meminimalkan potensi kecelakaan kerja akibat keterbatasan fisik.

3. Efektivitas Kerja dan Inovasi

Karyawan muda sering diasosiasikan dengan produktivitas tinggi, adaptabilitas teknologi, dan ide-ide kreatif. Perusahaan rintisan (startup) atau sektor dinamis seperti digital marketing dan riset lebih memprioritaskan kandidat muda untuk mendorong inovasi dan efisiensi operasional.

4. Pengaruh Usia terhadap Struktur Upah

Lowongan berlabel fresh graduate atau batas usia maksimal 25 tahun biasanya menargetkan kandidat dengan pengalaman terbatas.

Kebijakan ini berkaitan dengan pengendalian biaya tenaga kerja, karena karyawan berpengalaman cenderung memiliki ekspektasi gaji lebih tinggi. Di sisi lain, perusahaan mencari keseimbangan antara kompetensi dan anggaran remunerasi.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Perilaku Kerja Prestatif? Simak Penjelasannya di Sini

Kenapa kerja di Indonesia dibatasi umur? Jawabannya berkaitan dengan faktor perlindungan, keamanan dan keselamatan, efektivitas, hingga struktur biaya perusahaan. (ARD)