Langkah Model Problem Based Learning dalam Kegiatan Belajar Mengajar
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menerapkan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung dapat menjadi salah satu metode yang dapat diterapkan pengajar. Mencoba langkah model problem based learning dapat menjadi awal dari pertama dalam menerapkan model ini di kelas.
Dikutip dari Problem Based Learning, Arnita Budi Siswanti & Richardus Eko Indrajit (2023:1), sesuai namanya, metode pembelajaran berbasis masalah menggunakan pemecahan masalah untuk mengembangkan kompetensi peserta didik dengan mempelajari konten pengetahuan dan mengatasi masalah di dunia nyata.
Langkah Model Problem Based Learning yang Dapat Diambil Pengajar
Sebelum membahas langkah model problem based learning, penting untuk mengetahui mengapa metode ini dapat membantu pembelajaran. Metode ini mengutamakan penalaran ilmiah yang merupakan kemampuan krusial untuk siswa.
Menggunakan metode ini siswa akan diasah kemampuan menginterpretasi, menganalisis serta mengevaluasi sebuah masalah atau informasi yang diterima berdasarkan proses yang mereka lalui. Berikut adalah langkah-langkah penerapan problem based learning.
1. Orientasi terhadap Masalah
Pengajar dapat memulai pembelajaran dengan menyajikan masalah atau kasus yang relevan dengan materi pada siswa. Masalah inilah yang akan menjadi tantangan bagi siswa untuk mulai berpikir kritis.
2. Mengorganisasi Siswa untuk Belajar
Siswa kemudian dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang dibentuk agar siswa dapat bekerja sama mendiskusikan pemecahan dari masalah tersebut.
3. Pencarian Informasi
Kemudian siswa diberikan kebebasan untuk mencari informasi melalui buku, internet serta sumber lainnya, ataupun melakukan eksperimen dalam upaya pemecahan masalah tersebut. Selama proses ini, pengajar dapat membimbing siswa ketika diperlukan.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
Ketika selesai melakukan pencarian informasi serta menemukan solusi atas permasalahan atau kasus yang diberikan, siswa dapat menyusun laporan untuk kemudian dipresentasikan ke seluruh kelas.
5. Menganalisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah
Pada tahap ini, pengajar dapat membantu siswa untuk melakukan refleksi terhadap proses yang telah mereka lalui. Siswa akan diajak menganalisis hal yang telah mereka pelajari dan bagaimana cara meningkatkan proses penalaran mereka di masa yang akan datang.
Baca juga: 3 Perbedaan Green Job dengan Pekerjaan Lainnya
Penerapan langkah model problem based learning yang membantu penalaran ilmiah dapat menjadi bekal penting bagi siswa di masa yang akan datang. Dengan menggunakan metode ini, siswa tidak hanya belajar konsep, namun juga berlatih mencari solusi atas masalah. (RF)