Memahami 3 Komponen Biaya Overhead Pabrik dalam Industri Manufaktur
Artikel yang membahas info seputar karier.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya overhead merupakan salah satu bagian penting dalam proses pengelolaan organisasi, khususnya pabrik di industri manufaktur. Salah satu hal yang perlu diketahui adalah komponen biaya overhead pabrik dalam industri manufaktur.
Biaya ini pada dasarnya adalah biaya yang tidak berkaitan secara langsung dengan aktivitas produksi di pabrik. Akan tetapi, jika biaya ini tidak dikeluarkan, maka operasional pabrik akan terganggu sehingga bisa merugikan perusahaan.
3 Komponen Biaya Overhead Pabrik dalam Industri Manufaktur
Dikutip dari buku Akuntansi Biaya Edisi 3, Agus Purwaji dkk., (2023), biaya overhead pabrik bisa didefinisikan sebagai biaya selain biaya bahan dan biaya tenaga kerja langsung. Dengan demikian, biaya overhead pabrik terdiri dari biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak langsung, dan biaya tidak langsung lainnya.
Contoh sederhana dari biaya overhead pabrik adalah biaya reparasi dan pemeliharaan pabrik, penyusutan aset pabrik, asuransi pabrik, pajak, dan lain sebagainya. Namun, tidak semua pelaku bisnis sepenuhnya memahami apa saja yang termasuk dalam biaya overhead pabrik serta bagaimana pengaruhnya terhadap proses produksi.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai komponen biaya overhead pabrik dalam industri manufaktur yang wajib diketahui.
1. Biaya Overhead Tetap
Biaya overhead tetap merupakan biaya yang jumlahnya konstan setiap periode pembayaran, tidak terpengaruh oleh perubahan volume produksi, atau aktivitas perusahaan.
Contoh biaya overhead tetap meliputi pajak, gaji pegawai non-produksi, dan biaya sewa aset non-produksi. Sifat tetapnya membuat biaya ini harus dibayar terlepas dari tingkat operasional perusahaan.
2. Biaya Overhead Variabel
Biaya overhead variabel bersifat fluktuatif karena menyesuaikan dengan intensitas aktivitas perusahaan. Pengeluaran ini dapat dikendalikan atau disesuaikan berdasarkan strategi yang sedang dijalankan.
Contoh biaya overhead variabel mencakup biaya periklanan, bonus atau komisi, pembayaran jasa agensi, serta pengeluaran alat tulis kantor dan tinta fotokopi.
3. Biaya Overhead Semi-Variabel (Mixed Cost)
Biaya overhead semi-variabel merupakan gabungan antara biaya tetap dan variabel. Karakteristik utamanya adalah nominal yang berfluktuasi sesuai kegiatan perusahaan, tapi tetap ada komponen pembayaran minimum meskipun aktivitas perusahaan berada pada titik nol.
Contoh biaya ini dapat ditemui pada biaya listrik dengan tarif dasar tetap ditambah pemakaian, atau biaya telepon dengan abonemen bulanan plus biaya per penggunaan.
Baca juga: 6 Cara Cepat Naik Jabatan, Karyawan Harus Tahu
Itulah tiga komponen biaya overhead pabrik dalam industri manufaktur. Biaya overhead pabrik merupakan faktor salah satu kunci dalam menentukan efisiensi dan profitabilitas industri manufaktur. (ARD)