Konten dari Pengguna

Pengaturan Shift Kerja 24 Jam yang Umum Diterapkan dalam Perusahaan

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengaturan Shift Kerja 24 Jam. Foto: dok. Unsplash/Jon Tyson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengaturan Shift Kerja 24 Jam. Foto: dok. Unsplash/Jon Tyson

Pengaturan shift kerja 24 jam biasanya diterapkan dalam beberapa bagian. Hal tersebut dapat disesuaikan dengan jumlah pekerja dan juga jumlah jam kerja setiap karyawan yang ada.

Sebelum mengetahui pengaturan shift kerja yang umum diterapkan selama 24 jam, penting untuk mengetahui penerapan shift kerja secara umum terlebih dahulu.

Penjelasan Pengaturan Shift Kerja 24 Jam Secara Umum

Ilustrasi Pengaturan Shift Kerja 24 Jam. Foto: dok. Unsplash/Eric Tompkins

Dikutip dari dalam buku berjudul Teori dan Aplikasi Promosi Kesehatan di Tempat Kerja Meningkatkan Produktivitas, Prof. Dr. dr. L. Meily Kurniawidjadja, M.S, Sp.Ok, dr. Suharnyoto Martomulyono, M.Sc, Indri Hapsari Susilowati, S.KM, M.KKK, Ph.D (2021), konsep dalam implementasi shift kerja adalah keseimbangan antara kebutuhan pekerjaan dan keterbatasan sumber daya manusia.

Contoh kebutuhan pekerjaan antara lain kebutuhan mutlak, seperti perawat, bidan, dokter, di UGD atau ICU, pemadam kebakaran, pengelola bencana, penjaga pintu kereta, dan nahkoda. Sedangkan kebutuhan produktivitas, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kebutuhan pasar yang fluktuatif serta kebutuhan percepatan seperti kejar tayang dan persaingan konstruksi.

Adanya penerapan shift kerja bermanfaat untuk membantu menjaga operasional toko atau perusahaan tanpa henti sehingga produktivitas meningkat. Dalam pembagian shift kerja ini, terdapat pengaturan shift kerja 24 jam yang umum diterapkan perusahaan.

Mengutip dari dalam buku berjudul My Retail Formula, Christian F. Guswai (2013: 55), biasanya bisnis retail memiliki jam operasi yang panjang, rata-rata 12 jam, bahkan ada yang beroperasi selama 24 jam. Karena jam kerja yang panjang tersebut maka sumber daya manusia yang ada harus diatur jam kerjanya menjadi beberapa shift.

Biasanya, toko atau perusahaan yang buka atau beroperasi selama 12 jam akan dibuka menjadi 2 shift sedangkan toko yang beroperasi 24 jam akan dibagi menjadi 3 shift. Pembagian shift ini dapat dilakukan dengan shift pagi, siang dan malam atau lainnya. Pembagian shift ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Pola pembagian shift kerja 24 jam dapat melibatkan rotasi hari kerja. Contohnya seperti empat hari kerja dengan tiga hari libur atau dua hari kerja dengan dua hari libur, serta masih banyak lagi contoh rotasi kerja yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga: Roster Kerja Adalah Sistem Pengaturan Jadwal Kerja, Intip 5 Tipnya di Sini

Sekian pembahasan mengenai pengaturan shift kerja 24 jam yang umum diterapkan perusahaan. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan. (DAP)