Konten dari Pengguna

Skill Based Pay: Definisi dan Manfaatnya bagi Karyawan di Dunia Kerja

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Skill Based Pay adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Jp Valery
zoom-in-whitePerbesar
Skill Based Pay adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Jp Valery

Skill based pay adalah salah satu jenis sistem penggajian atau pengupahan kepada karyawan. Beberapa pemberi kerja menerapkan sistem tersebut untuk memberi apresiasi, sehingga karyawan memiliki motivasi lebih besar untuk mengembangkan keterampilannya.

Penerapan sistem tersebut dapat memberi sejumlah manfaat bagi karyawan. Namun, pemberi kerja dapat mengalami kendala. Contoh kendala yang memungkinkan untuk terjadi adalah rata-rata upah per jam dapat lebih besar daripada upah normal (standar).

Skill Based Pay adalah Sistem Upah

Skill Based Pay adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Paolo Boaretto

Dunia kerja merupakan lingkungan yang kompleks, baik dalam segi tugas, interaksi, maupun sistem. Kompleksitas tersebut dapat terlihat dari keberadaan banyak jenis sistem penggajian. Salah satu jenis sistem penggajian karyawan, yaitu skill based pay.

Dikutip dari buku Pemahaman Manajemen Sumber Daya Manusia, Hamali (2023: 84), skill based pay adalah upah yang dibayar pada tingkat yang diperhitungkan dan berdasarkan pada keterampilan ketika pekerja menguasai, menunjukkan, dan berkembang mewujudkan pekerjaan.

Makna singkat dari skill based pay dapat merujuk pada sistem upah yang mempertimbangkan keterampilan karyawan. Sistem upah tersebut memiliki sejumlah keuntungan bagi perusahaan atau pemberi kerja.

Karyawan dapat memiliki motivasi lebih besar untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan pekerjaannya. Jika hal itu terjadi, perusahaan pun akan menjadi kian berkembang.

Namun, ada kendala yang memungkinkan untuk terjadi. Mengutip dari buku yang sama karya Hamali (2023: 84), pekerja secara sukarela mempelajari pekerjaan pada tingkat yang lebih tinggi dan rata-rata upah per jam akan lebih besar dari normal.

Kondisi itu bisa saja tidak menjadi kendala besar jika perusahaan mempersiapkan diri secara matang. Contoh upaya untuk mencegah kendala tersebut adalah merencanakan dan menyiapkan anggaran yang tepat sebelum menerapkan skill based pay.

Manfaat Sistem Upah Skill Based Pay bagi Karyawan

Skill Based Pay adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Eduardo Soares

Penerapan sistem skill based pay bagi perusahaan memang memiliki keuntungan dan kerugian. Keuntungannya adalah membuat perusahaan kian berkembang seiring dengan perkembangan dan loyalitas karyawan.

Namun, perusahaan harus mempersiapkan diri untuk memberi upah lebih tinggi daripada upah standar. Berbeda dengan perusahaan, penerapan skill based pay dapat mendatangkan banyak manfaat bagi karyawan terutama lulusan baru atau fresh graduate.

Berikut ini adalah beberapa manfaat sistem pengupahan skill based pay bagi karyawan.

  • Memperoleh motivasi lebih besar dalam mengerahkan dan mengembangkan kemampuan untuk kepentingan perusahaan.

  • Mengalami peningkatan kepuasan kerja sebab merasa diperlakukan secara adil berdasarkan keterampilan dan kemampuan yang dimiliki.

  • Meningkatkan keterampilan yang memengaruhi perkembangan karier di masa depan.

Baca juga: UMSK: Pengertian dan Perannya dalam Penetapan Upah Minimum

Skill based pay adalah sistem pengupahan yang mempertimbangkan keterampilan karyawan. Penerapan sistem tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Oleh karena itu, tidak semua perusahaan atau karyawan menyukai sistem tersebut. (AA)