Superintendent: Pengertian dan Keahlian dengan Contoh di Bidang Konstruksi
Artikel yang membahas info seputar karier.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa orang yang memimpin tim dalam sebuah proyek konstruksi. Salah satunya adalah superintendent. Superintendent adalah jabatan yang bertanggung jawab atas seluruh kegiatan di tempat konstruksi.
Superintendent merupakan jabatan yang penuh dengan tanggung jawab besar. Oleh karena itu biasanya akan diisi oleh orang-orang yang memiliki banyak pengalaman.
Superintendent Adalah Contoh Salah Satu Jabatan di Lokasi Konstruksi
Dikutip dari situs cobrief.app, superintenden merupakan orang yang pegang jabatan tinggi di sebuah organisasi, kantor, atau fasilitas. Jabatan tersebut banyak digunakan dalam berbagai sektor. Salah satunya adalah konstruksi.
Pada sebuah konstruksi, superintendent adalah seseorang dengan jabatan yang bertugas untuk mengawasi, mengelola, dan bertanggung jawab atas segala sesuatu kegiatan di lokasi konstruksi.
Selain tugas-tugas tadi, seorang superintenden juga bertanggung jawab untuk menyiapkan prosedur, melakukan pemeriksaan keselamatan, hingga memberikan arahan.
Jabatan superintenden sebenarnya mirip dengan supervisor. Perbedaannya hanya bekerja dalam bidang konstruksi. Itulah mengapa, superintenden juga seringkali disebut sebagai construction superintendent atau kepala konstruksi di Indonesia.
Menjadi superintenden tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan berbagai keahlian agar menjadi superintenden yang mumpuni. Berikut beberapa keahlian yang dibutuhkan untuk menjadi superintenden di bidang konstruksi.
1. Pengetahuan Teknik
Keahlian yang wajib dimiliki adalah pengetahuan teknis. Seperti pemahaman seputar proses teknis di industri konstruksi. Keahlian yang satu ini sangat penting. Sebab dapat digunakan untuk memastikan seluruh operasional berjalan dengan lancar.
2. Kepemimpinan
Superintenden adalah jabatan yang cukup tinggi. Dengan demikian, dibutuhkan keahlian untuk memimpin proyek dan tim.
3. Manajemen Waktu
Superintenden juga harus memiliki manajemen waktu yang baik. Terutama jika mengelola dan bertanggung jawab atas proyek berskala besar.
Kualifikasi Pekerjaan Superintenden di Bidang Konstruksi
Tidak semua orang memiliki kualifikasi sebagai superintenden. Adapun kualifikasinya sebagai berikut.
1. Pendidikan
Superintenden biasanya minimal memiliki gelar sarjana dalam bidang arsitektur manajemen konstruksi dan teknik sipil. Selain itu, superintenden juga dapat berasal dari jurusan bidang lain. Bergantung dengan jenis proyek.
2. Pengalaman
Seseorang tidak bisa diangkat langsung menjadi superintenden. Biasanya membutuhkan pengalaman 5-10 tahun sebelum menjadi superintenden.
3. Sertifikasi
Selain pengalaman, sertifikasi juga penting untuk dimiliki oleh seorang superintenden. Sertifikasi tersebut antara lain sebagai berikut.
Certified Construction Manager (CCM)
Project Management Professional (PMP)
Building Superintendent Certification
Baca juga: 7 Tugas Supervisor Operasional sehingga Dibutuhkan di Perusahaan
Jadi, superintendent adalah seorang karyawan yang memiliki tugas untuk mengawasi dan mengelola suatu proyek pekerjaan. Jabatan superintendent dibutuhkan dalam berbagai bidang, salah satunya konstruksi. Semoga informasi tadi bermanfaat. (FAR)