Konten dari Pengguna

Tata Cara Belajar PHP & MySQL secara Otodidak yang Bisa Diikuti

D

Dunia Karier

Artikel yang membahas info seputar karier.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Karier tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Belajar PHP & MySQL secara Otodidak. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Shvetsa
zoom-in-whitePerbesar
Cara Belajar PHP & MySQL secara Otodidak. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Shvetsa

Tata cara belajar PHP & MySQL secara otodidak bisa dijadikan panduan oleh masyarakat. PHP dan MySQL adalah dasar dari pengembangan web dinamis. Oleh karena itu, keduanya perlu untuk dipelajari, terutama bagi yang ingin membangun situs atau aplikasi web.

Baik PHP maupun MySQL dapat dipelajari secara autodidak. Agar cepat menguasainya, masyarakat perlu mengetahui tata cara belajar yang efisien.

Tata Cara Belajar PHP & MySQL secara Otodidak

Cara Belajar PHP & MySQL secara Otodidak. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pexels/Pixabay

Dikutip dari Panduan Menguasai PHP & MySQL Secara Otodidak, Anhar (2010:3), PHP singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source.

PHP adalah script terintegrasi dengan HTML dan berada pada server. PHP juga merupakan script yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis. Sedangkan, MySQL merupakan sistem manajemen database relasional (RDBMS) open-source berbasis SQL yang bekerja dengan model client-server.

PHP dan MySQL bisa dipelajari oleh setiap orang secara autodidak. Untuk itu, diperlukan cara belajar yang sistematis. Sebagai acuan, berikut ini adalah cara belajar PHP & MySQL secara otodidak yang bisa diikuti.

1. Mempelajari Dasar-Dasar Web

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempelajari dasar-dasar web terlebih dahulu. Beberapa hal yang perlu dipahami adalah HTML, CSS, dan JavaScript.

2. Instal Tools yang Diperlukan

Setelah menguasai dasar-dasar web, masyarakat bisa menginstal beberapa tools untuk bisa menjalankan PHP dan MySQL. Beberapa tools tersebut adalah XAMPP atau Laragon untuk Windows, MAMP untuk Mac, atau Docker jika sudah memahami konsep container.

3. Mempelajari PHP Dasar

Tahapan selanjutnya adalah mempelajari PHP dasar. Masyarakat bisa berfokus ke beberapa materi seperti sintaks dasar PHP, variabel dan tipe data, struktur kontrol (if, switch, while, for), fungsi dan array, serta superglobals ($_GET, $_POST, $_SESSION).

4. Mempelajari Dasar MySQL

Masyarakat bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu mempelajari dasar MySQL. Agar lebih efektif, masyarakat dianjurkan berfokus pada pembuatan database dan tabel, JOIN antartabel, dan relasi antartabel (1:1, 1:n, n:m).

5. Menggabungkan PHP dan MySQL

Hal yang harus dipelajari selanjutnya adalah menggabungkan PHP dan MySQL. Masyarakat bisa memulai dengan membuat aplikasi sederhana yang menyimpan data sebagai berikut.

  • Form input yang disimpan ke database

  • Menampilkan data dari database ke halaman web

  • Membuat fitur edit and delete data.

6. Mengerjakan Proyek Kecil

Agar lebih menguasai, masyarakat bisa belajar mengerjakan proyek-proyek kecil. Ada banyak proyek kecil yang bisa dikerjakan seperti galeri foto, blog dengan CMS sendiri, sistem login dan logout, aplikasi kasir sederhana, dan sebagainya.

Baca juga: 4 Contoh Berpikir Komputasional dalam Kehidupan Sehari-hari

Itulah cara belajar PHP & MySQL secara otodidak yang bisa diikuti. Agar lebih efektif, masyarakat perlu belajar dengan konsisten, misalnya 1-2 jam setiap hari. (KRI)