Apa itu Liquid Smoke? Manfaat dan Penggunaan Liquid Smoke untuk Pengawetan
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Liquid smoke dikenal luas sebagai bahan alami yang mampu meningkatkan daya simpan produk pangan, termasuk ikan. Dengan karakteristiknya yang unik, cairan ini mulai banyak dimanfaatkan di industri pengolahan makanan. Penggunaan liquid smoke pun banyak diterapkan dalam usaha pengawetan ikan.
Pengertian Liquid Smoke
Menurut Siti Jamilatun dkk. dalam jurnal Pengaruh Perendaman Ikan Nila dengan Asap Cair (Liquid Smoke) terhadap Daya Simpan, liquid smoke adalah uap dari hasil pembakaran bahan yang banyak mengandung karbon dan senyawa lainnya. Tiga senyawa utama yang terkandung dalam asap cair, yaitu fenol, senyawa karbonil, dan senyawa asam.
Definisi Liquid Smoke
Liquid smoke adalah cairan hasil kondensasi asap yang dihasilkan dari pembakaran bahan organik, seperti kayu atau tempurung kelapa. Proses ini menghasilkan cairan beraroma khas asap yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada makanan.
Proses Pembuatan Liquid Smoke
Pada dasarnya, liquid smoke dibuat dengan cara mengalirkan asap hasil pembakaran kayu ke dalam air dingin. Asap yang larut akan menghasilkan cairan pekat berwarna cokelat dengan aroma asap yang kuat. Proses ini dilakukan secara higienis, sehingga menghasilkan produk yang aman digunakan.
Fungsi dan Manfaat Liquid Smoke
Penggunaan asap cair dalam industri pengolahan pangan memberikan solusi praktis untuk mendapatkan aroma dan daya simpan yang optimal.
Liquid Smoke sebagai Pengawet Alami
Kandungan senyawa aktif dalam liquid smoke, seperti asam organik dan fenol, berperan dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Dengan demikian, cairan ini berfungsi sebagai pengawet alami yang dapat memperpanjang masa simpan makanan.
Mengacu pada jurnal Sintesis Liquid Smoke dari Tempurung Kelapa untuk Pengawet Ikan Ramah Lingkungan karya Reggyna Savia Putri dkk., liquid smoke dibedakan menjadi tiga tingkatan, yaitu grade 1, 2, dan 3. Grade 3 biasanya digunakan dalam industri pengolahan karet dan pelestarian kayu terhadap serangan rayap; grade 2 dimanfaatkan sebagai biopestisida; serta grade 1 digunakan sebagai pengawet makanan.
Keunggulan Liquid Smoke dalam Pengawetan Ikan
Dibandingkan bahan pengawet kimia, liquid smoke menawarkan keunggulan berupa rasa dan aroma asap yang khas. Selain menjaga kesegaran, penggunaannya juga tidak meninggalkan residu berbahaya pada produk ikan.
Aplikasi Liquid Smoke pada Produk Perikanan
Penggunaan asap cair kini menjadi alternatif populer dalam industri perikanan, karena prosesnya yang lebih cepat, bersih, dan konsisten dibandingkan metode pengasapan tradisional.
Pengaruh Liquid Smoke pada Daya Simpan Ikan Nila
Penerapan liquid smoke pada produk perikanan, termasuk ikan nila, dapat meningkatkan daya simpan. Dengan perendaman menggunakan cairan ini, ikan dapat bertahan lebih lama tanpa mengalami penurunan mutu yang berarti.
Efektivitas Liquid Smoke untuk Ikan Nila
Berdasarkan hasil penelitian yang tercantum dalam jurnal Pengaruh Perendaman Ikan Nila dengan Asap Cair (Liquid Smoke) terhadap Daya Simpan, asap cair food grade dapat diaplikasikan sebagai pengawet ikan dan berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Konsentrasi terbaik penggunaaan asap cair untuk pengawetan ikan, yaitu 15 persen.
Kesimpulan dan Rekomendasi Penggunaan Liquid Smoke
Liquid smoke merupakan alternatif pengawet alami yang efektif untuk memperpanjang daya simpan ikan dan produk perikanan lainnya. Penggunaannya juga memberikan sentuhan rasa dan aroma yang menarik tanpa risiko residu kimia.
Bagi pelaku industri perikanan, liquid smoke dapat menjadi solusi praktis dalam menjaga kualitas produk. Aplikasi yang tepat akan membantu meningkatkan daya saing dan keamanan hasil olahan, terutama untuk pasar yang mengutamakan produk alami.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)