Bakteri Pembusuk: Jenis, Proses, & Peran Bakteri Proteolitik Pembusukan Ikan
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bakteri pembusuk memiliki peran besar dalam perubahan kualitas bahan pangan, terutama ikan. Kehadiran bakteri ini sering kali menjadi penyebab utama kerusakan pada ikan, sehingga tekstur dan bau berubah drastis. Memahami jenis dan mekanisme kerja bakteri pembusuk akan membantu menjaga mutu ikan, baik di rumah tangga maupun industri perikanan.
Pengertian Bakteri Pembusuk
Bakteri pembusuk merupakan kelompok mikroorganisme yang berperan dalam dekomposisi bahan organik, termasuk ikan. Proses pembusukan terjadi saat bakteri ini memecah senyawa organik menjadi zat yang lebih sederhana.
Bakteri pembusuk akan tumbuh dengan cepat pada bahan pangan yang tidak disimpan dengan baik, sehingga mempercepat kerusakan. Akibatnya, ikan menjadi mudah busuk dan tidak layak konsumsi.
Menurut laporan Aktivitas Antimikrobia Ekstrak Rimpang Lengkuas (Alpinia galangal) terhadap Pertumbuhan Mikrobia Perusak Ikan dengan Pengemulsi Tween 80 oleh Anisah Nurul Khasanah, kandungan air, protein, dan lemak tinggi pada tubuh ikan merupakan media yang cocok untuk pertumbuhan bakteri pembusuk. Berbagai macam bakteri perusak ikan maupun pangan, diantaranya Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Bacillus cereus, Pseudomonas, Staphylococcus, Micrococcus, dan Enterococcus.
Proses Pembusukan Ikan oleh Bakteri
Pembusukan pada ikan umumnya terjadi dalam waktu singkat setelah ikan mati. Kondisi lembap dan suhu ruang mempercepat aktivitas bakteri pembusuk. Bakteri ini masuk melalui permukaan, insang, atau luka pada ikan dan mulai memecah jaringan.
Jenis Bakteri yang Menyebabkan Pembusukan pada Ikan
Beberapa bakteri yang sering ditemukan pada ikan busuk, antara lain Pseudomonas dan Aeromonas. Kedua jenis bakteri ini mampu tumbuh dengan cepat pada lingkungan basah dan kaya nutrisi, seperti daging ikan.
Aktivitas mereka menyebabkan perubahan warna, bau, dan tekstur ikan, sehingga kualitasnya menurun. Selain itu, keberadaan bakteri ini menjadi indikator penting dalam menentukan tingkat kesegaran ikan.
Apa itu Bakteri Proteolitik?
Bakteri proteolitik adalah kelompok bakteri yang menghasilkan enzim protease untuk memecah protein menjadi komponen yang lebih sederhana. Enzim ini sangat aktif dalam proses pembusukan, terutama pada ikan yang kaya protein.
Peran Bakteri Proteolitik dalam Pembusukan Ikan
Bakteri proteolitik memegang peranan utama dalam pembusukan ikan. Dengan memecah protein, mereka menyebabkan daging ikan menjadi lembek dan berbau tajam. Aktivitas enzim protease dari bakteri ini mempercepat rusaknya struktur jaringan ikan, sehingga ikan cepat kehilangan kualitasnya.
Berdasarkan laporan Pengaruh Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica) dengan Konsentrasi yang Berbeda terhadap Mikroba pada Isolat Ikan Nila (Oreochromis niloticus) oleh Nova Idia Ika Harisna, faktor utama yang berperan dalam pembusukan ikan adalah kandungan kadar air yang tinggi dan proses degradasi protein. Bakteri proteolitik mudah tumbuh pada ikan segar dan menyebabkan bau busuk yang berasal dari hasil metabolisme protein.
Contoh Bakteri Proteolitik
Beberapa contoh bakteri proteolitik yang sering ditemui pada ikan, antara lain Pseudomonas, Bacillus, dan Clostridium. Kehadiran bakteri ini menjadi perhatian di industri perikanan, karena dapat menurunkan mutu hasil tangkapan. Untuk menjaga keamanan pangan, pengendalian bakteri proteolitik dilakukan dengan penyimpanan ikan pada suhu rendah dan sanitasi yang baik.
Kesimpulan
Bakteri pembusuk sangat berpengaruh terhadap mutu dan keamanan ikan. Jenis bakteri seperti Pseudomonas, Aeromonas, dan bakteri proteolitik dapat mempercepat pembusukan dan menurunkan kualitas. Mengetahui peran bakteri pembusuk dan cara menghambat aktivitasnya menjadi langkah penting dalam menjaga kesegaran ikan, baik di tingkat rumah tangga maupun industri.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)