Konten dari Pengguna

Lactic Acid Bacteria: Untuk Apa dan Hasil Fermentasi pada Ikan

D

Dunia Perikanan

Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas lactic acid bacteria untuk apa pada produk perikanan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas lactic acid bacteria untuk apa pada produk perikanan. Foto: Unsplash

Lactic acid bacteria dikenal luas sebagai mikroorganisme yang berperan penting dalam fermentasi pangan, termasuk pada produk olahan ikan. Kehadiran bakteri ini membawa perubahan signifikan pada rasa, tekstur, dan daya simpan makanan hasil fermentasi. Oleh karena itu, lactic acid bacteria semakin banyak dimanfaatkan dalam industri pangan hingga budi daya skala rumahan.

Pengertian dan Peran Lactic Acid Bacteria (LAB)

Di dunia mikrobiologi, lactic acid bacteria (LAB) merupakan kelompok bakteri yang mampu menghasilkan asam laktat melalui fermentasi karbohidrat. LAB sering ditemukan pada berbagai makanan fermentasi, terutama produk berbahan dasar ikan.

Menurut jurnal Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat pada Makanan Fermentasi Pekasam Ikan Seluang (Rasbora sp.) karya Bulan Maharani Kusnadie dkk., bakteri asam laktat (BAL) dibagi menjadi dua berdasarkan hasil fermentasi, yaitu homofermentatif dan heterofermentatif. Homofermentatif berarti BAL hanya menghasilkan asam laktat, sedangkan heterofermentatif menghasilkan produk akhir berupa asam laktat, asam asetat, etanol, dan karbon dioksida.

Apa itu Lactic Acid Bacteria?

Secara sederhana, lactic acid bacteria adalah bakteri yang mengubah gula menjadi asam laktat. Proses ini terjadi tanpa oksigen dan sangat berperan dalam mengawetkan makanan secara alami.

Fungsi Utama Lactic Acid Bacteria dalam Fermentasi

LAB berperan menghambat pertumbuhan mikroba berbahaya dengan membentuk lingkungan asam. Selain itu, mereka juga membantu menciptakan cita rasa unik pada makanan fermentasi.

Manfaat Lactic Acid Bacteria untuk Manusia dan Industri Pangan

LAB tidak hanya bermanfaat dalam menjaga keamanan pangan, tetapi juga mendukung kesehatan pencernaan manusia. Industri pangan memanfaatkan LAB untuk meningkatkan daya simpan dan menambah variasi produk fermentasi.

Lactic Acid Bacteria pada Fermentasi Ikan

Fermentasi ikan dengan bantuan LAB menjadi salah satu metode tradisional yang masih digunakan hingga kini. Cara ini menghasilkan produk dengan keunikan rasa dan aroma, sekaligus meningkatkan ketahanan produk.

Proses Fermentasi Ikan dengan Bakteri Asam Laktat

Fermentasi dimulai dengan penambahan garam dan bahan pendukung lain. LAB kemudian berkembang, mengubah gula alami ikan menjadi asam laktat, sehingga ikan lebih awet.

Jenis-Jenis LAB yang Teridentifikasi pada Fermentasi Ikan

Beberapa jenis LAB yang umum ditemukan pada fermentasi ikan, antara lain Lactobacillus, Leuconostoc, dan Pediococcus. Setiap jenis memiliki peran berbeda dalam pembentukan karakter produk.

Hasil Fermentasi Ikan Menggunakan LAB

LAB memengaruhi rasa, aroma, dan tekstur, membuat produk lebih lembut dan khas. Selain itu, terjadi perubahan protein dan lemak, sehingga produk lebih aman dikonsumsi.

Produk yang dihasilkan menjadi lebih tahan lama dan minim risiko tercemar bakteri patogen. Kualitas tetap terjaga berkat dominasi bakteri asam laktat.

Contoh Studi dan Identifikasi Lactic Acid Bacteria pada Fermentasi Ikan

LAB pada ikan fermentasi menunjukkan adanya keragaman jenis dan manfaatnya. Identifikasi LAB penting untuk memastikan kualitas produk fermentasi ikan.

Karakterisasi LAB pada Bekasam Ikan

Terdapat berbagai jenis LAB yang berperan aktif dalam fermentasi ikan. LAB tersebut membantu membentuk rasa dan memperbaiki tekstur produk.

Analisis Mikrobiologi Bekasam Ikan dengan Pewarnaan Violet Safranin dan Iodin

Berdasarkan jurnal Analisis Mikrobiologi Bekasam Ikan: Pengamatan dan Identifikasi Bakteri Menggunakan Teknik Pewarnaan Violet Safranin dan Iodine karya Khusnul Khotimah Rijie dan Ardi Mustakim, Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus casei memainkan peran sentral dalam proses fermentasi. Keduanya menghasilkan asam laktat yang memberi cita rasa asam dan memperpanjang umur simpan produk.

Kesimpulan

Lactic acid bacteria memiliki peran sentral dalam fermentasi ikan, baik untuk membentuk rasa khas maupun menjaga keamanan produk. Hasil fermentasi dengan LAB membuat ikan lebih awet, lezat, dan bernilai tambah.

Dengan potensi yang terus berkembang, pemanfaatan LAB pada produk fermentasi ikan diharapkan semakin luas. Industri pangan maupun usaha rumahan dapat memaksimalkan manfaatnya untuk menghasilkan produk fermentasi yang sehat dan berkualitas.

(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)