Pencucian Surimi: Tujuan dan Proses Penting dalam Pengolahan Surimi
Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surimi dikenal luas sebagai bahan dasar olahan seafood, seperti bakso ikan dan nugget. Dalam proses pembuatannya, pencucian surimi menjadi salah satu tahapan yang sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Tahap ini bertujuan untuk mendapatkan surimi dengan kualitas tekstur dan warna yang baik, serta rasa yang lebih netral.
Apa itu Surimi dan Mengapa Pencucian Penting?
Surimi merupakan hasil olahan daging ikan yang telah mengalami proses penggilingan dan pencucian, sehingga menghasilkan tekstur kenyal dan warna putih bersih. Pencucian surimi sangat penting, karena tahap ini membantu menghilangkan kandungan yang tidak diinginkan dan meningkatkan kualitas produk akhir.
Menurut jurnal Karakteristik Surimi Basah dan Kering dari Ikan Baronang (Siganus sp.) karya Ari Wawasto dkk., pencucian merupakan tahapan kritis pada proses pembuatan surimi. Sejumlah besar air digunakan untuk menghilangkan protein sarkoplasma, darah, lemak, dan komponen nitrogen lain yang dapat memengaruhi kualitas dari surimi.
Tujuan Utama Pencucian Surimi
Proses pencucian berperan besar dalam menentukan mutu fisik dan kimia surimi.
Menghilangkan Zat-Zat yang Tidak Diinginkan
Pada tahap pencucian, daging ikan direndam untuk menghilangkan darah, lemak, dan pigmen. Zat-zat ini dapat memengaruhi warna, aroma, dan daya simpan surimi. Dengan mengurangi kandungan tersebut, produk surimi menjadi lebih bersih dan tahan lama.
Meningkatkan Mutu Fisik dan Kimia Surimi
Pencucian surimi juga bertujuan memperbaiki tekstur dan penampilan. Proses ini mampu meningkatkan kemurnian protein dan menghasilkan warna surimi yang lebih cerah. Pencucian secara tepat membuat protein fungsional tetap terjaga dan memberikan karakteristik kenyal yang diinginkan.
Proses Pencucian Surimi
Proses pencucian merupakan tahapan krusial dalam pembuatan surimi. Tahapan ini bertujuan untuk meningkatkan kemurnian protein miofibril, sehingga menghasilkan tekstur gel yang kuat dan warna putih yang optimal pada produk akhir.
Langkah-Langkah Pencucian
Proses pencucian surimi dimulai dari pencacahan daging ikan, lalu daging direndam beberapa kali dalam air dingin. Biasanya, air yang digunakan memiliki suhu rendah untuk menjaga kualitas protein. Proses perendaman dilakukan berulang agar sisa darah dan lemak benar-benar terbuang.
Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Pencucian
Keberhasilan pencucian dipengaruhi oleh suhu air, lama waktu pencucian, dan perbandingan jumlah air dengan daging ikan. Semakin banyak air dan semakin tepat suhu yang digunakan, hasil surimi akan semakin bersih dan kualitasnya meningkat. Namun, waktu pencucian yang terlalu lama justru bisa menurunkan kadar protein.
Berdasarkan hasil penelitian Tasqia Siti Nurul Samsa Hadi dkk. dalam jurnal Pengaruh Pencucian terhadap Karakteristik Surimi Ikan Bandeng (Chanos chanos) serta Aplikasinya pada Produk Narutomaki, pencucian sebanyak satu kali merupakan perlakuan terbaik. Surimi dengan perlakuan tersebut memiliki kekuatan gel tinggi (3.969,54 gram bloom), derajat putih (72,65), kadar protein tinggi (27,17%), rendemen tinggi (72,65%), pH (6,35%), serta rendahnya kadar lemak (0,61%) dan kadar abu (0,39%).
Kesimpulan
Pencucian surimi merupakan tahapan penting dalam pengolahan surimi untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Proses ini membantu menghilangkan kandungan yang tidak diinginkan, memperbaiki warna, serta menjaga tekstur dan karakteristik fungsional surimi. Dengan pencucian surimi yang optimal, produk akhir akan lebih bersih, tahan lama, dan siap diolah menjadi aneka makanan laut favorit.
(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)